Korelasi Defisiensi Energi Kronik Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Dan Kekuatan Otot Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Tahun 2018

Valensia Irawan, - (2022) Korelasi Defisiensi Energi Kronik Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Dan Kekuatan Otot Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Tahun 2018. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011811133022_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (975kB)
[img] Text (BAB I)
011811133022_BAB I.pdf

Download (891kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011811133022_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Tubuh kita memerlukan gizi atau nutrisi untuk tumbuh, memperbaiki sel yang rusak dan menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, perempuan muda terkhususnya mahasiswa kedokteran mayoritas memiliki gaya hidup penuh tekanan, jam kerja yang panjang, kurang tidur, kebiasaan makan dan olahraga yang tidak teratur (Sreelakshmi U et al., 2019). Pola diet yang tidak sebanding dengan kebutuhan energi (Energy Expenditure) akan menyebabkan rendahnya ketersediaan energi (Low Energy Avaibility) yang jika diteruskan akan berakibat pada kekurangan energi kronik (KEK), hal ini sering terjadi pada perempuan muda yang melakukan diet secara ekstrim (Widhiyanti et al., 2020). Kondisi ini akan mempengaruhi fungsi normal tubuh seperti gangguan menstruasi pada penelitian Sreelakshmi U et al., (2019), yang tercatat sebanyak 38% perempuan muda mengalami siklus menstruasi yang iregular, 75% mengalami premenstrual sindrom dan 57% mengalami dismenorea. Ketersediaan energi yang rendah (LEA/ Low Energy Avaibility) disebabkan karena pembatasan asupan nutrisi seperti yang terlihat pada kelainan makan atau ketika energi yang diperlukan (energy expendicture) melebihi asupan kalori (Nazem & Ackerman, 2012). Ketika Energy Availability (EA) terlalu rendah, maka tubuh akan mengurangi sejumlah energi yang berfungsi mengatur salah satunya reproduksi sehingga mekanisme pelepasan GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) terganggu. Kekuatan otot yang rendah juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi pada makanan. Penurunan berat badan ekstrim (menghindari konsumsi sumber makronutrien) akan menyebabkan menurunnya massa dan kekuatan otot. Glikogen yang rendah akan menyebabkan produksi ATP yang lambat di dalam sel otot sehingga otot tidak dapat mempertahankan pasokan energi yang diperlukan untuk proses eksitasi dan kontraksi yang berujung pada kelelahan otot (Ørtenblad et al., 2013). Dengan demikian, secara umum kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang lama menyebabkan defisiensi energi kronik sehingga timbul banyak gangguan fungsi normal. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mencari korelasi antara defisiensi energi kronik dengan gangguan siklus menstruasi dan kekuatan otot pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Tahun 2018. Penelitian ini merupakan peenltian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan melalui platform zoom. Sample penelitian ini adalahvmahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Tahun 2018. Kuisioner pertama, disebar kepada semua mahasiswa untuk melihat responden yang sesuai kriteria inklusi. Responden yang memenuhi kriteria menjadi sampel, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan push up test 30 detik untuk mengetahui kekuatan otot responden. Selanjutnya, responden akan mengisi 2 kuisioner mengenai kecukupan energi dan aktivitas fisik yang dilakukan selama 1 minggu selama menstruasi berlangsung. Hasil yang didapatkan diuji dengan 2 analisa yaitu Fisher Exact Test dan Pearson, dan didapatkan bahwa ada hubungan antara kecukupan energi dan gangguan siklus menstruasi dengan p-value 0,001. Sementara itu, tidak ada hubungan yang bermakna antara kecukupan energi dan kekuatan otot dengan p-value 0,610. Untuk penelitian selanjutnya, direkomendasikan mengukur variabel lain seperti wawancara saat pengisian konsumsi pangan sehingga tidak terjadi kesalahan dalam hal ukuran/jumlah konsumsi, serta melihat variabel lain yaitu stress psikologis dan gangguan metabolisme yang dialami oleh mahasiswa. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D.116-22 Val k
Uncontrolled Keywords: energy adequacy, menstrual cycle, muscle strength
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Creators:
CreatorsNIM
Valensia Irawan, -NIM011811133022
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBAMBANG PURWANTO, -NIDN0028088001
Thesis advisorASHON SA'ADI, -NIDN8852800016
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 06 May 2026 06:17
Last Modified: 06 May 2026 06:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140641
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item