Yunita Dwi Lestari, - (2026) Gambaran Gamophobia Pada Perempuan Dewasa Awal Yang Mengalami Perceraian Orang Tua. Repository Universitas Airlangga. (Unpublished)
|
Text (Artikel Ilmiah)
Artikel Ilmiah Yunita Dwi Lestari.pdf Download (290kB) |
Abstract
Gamophobia merupakan ketakutan terhadap pernikahan atau komitmen jangka panjang yang tercermin dalam cara individu memaknai hubungan romantis. Fenomena ini tidak selalu ditunjukkan melalui penolakan terhadap hubungan, tetapi dapat muncul dalam bentuk kecemasan, kehati-hatian, serta kecenderungan menjaga jarak dalam keterlibatan emosional. Dalam konteks ini, pengalaman perceraian orang tua menjadi salah satu pengalaman relasional yang turut dimaknai dalam membentuk cara pandang individu terhadap hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran gamophobia pada perempuan dewasa awal dengan latar belakang orang tua bercerai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Partisipan terdiri dari tiga perempuan berusia 18–25 tahun yang belum menikah, memiliki latar belakang orang tua bercerai, serta menunjukkan ketakutan terhadap pernikahan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan bantuan screening awal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan data-driven thematic analysis, dengan kredibilitas diperkuat melalui member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamophobia tergambar dalam cara partisipan memaknai pernikahan sebagai relasi yang tidak pasti, berisiko, dan berpotensi berakhir. Ketakutan ini tampak dalam kecemasan terhadap komitmen, kesulitan membangun kepercayaan, serta kecenderungan menjaga jarak atau menunda keterlibatan dalam hubungan. Pengalaman perceraian orang tua dimaknai sebagai salah satu konteks pembentuk, tanpa menjadi faktor tunggal.
Actions (login required)
![]() |
View Item |


