Muhammad Jawahirul Haikal, -
(2026)
Pengaruh Hybrid Work terhadap Kepatuhan Karyawan dengan Moderasi Komitmen Organisasi.
Repository Universitas Airlangga.
(Unpublished)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Artikel Ilmiah)
Pengaruh Hybrid Work terhadap Kepatuhan Karyawan dengan Moderasi Komitmen Organisasi_Muhammad Jawahirul Haikal.pdf
Download (261kB)
|
Abstract
Hybrid work adalah sistem kerja yang menggabungkan pekerjaan di kantor dan kerja jarak jauh secara fleksibel. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa hybrid work memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan karyawan. Komitmen organisasi juga diyakini berperan penting sebagai variabel moderator dalam hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh hybrid work terhadap kepatuhan karyawan serta menguji peran moderasi komitmen organisasi. Partisipan berjumlah 159 karyawan yang bekerja secara hybrid berusia 20–45 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui survei daring menggunakan skala hybrid work berdasarkan teori Lauring dan Jonasson (2025), Organizational Obedience Scale (Capan & Uzuncarsili, 2022), dan commitment scales (Meyer, Allen & Smith, 1993). Analisis data menggunakan uji regresi linear dan uji regresi moderasi dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hybrid work berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan karyawan (p < 0,001; β = 0,582; R² = 0,338). Komitmen organisasi mampu memoderasi secara positif dan signifikan pengaruh hybrid work terhadap kepatuhan karyawan (p = 0,042; β = 0,116). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi taraf hybrid work yang diterapkan karyawan, semakin tinggi pula kepatuhan mereka. Selain itu, komitmen organisasi yang tinggi semakin memperkuat pengaruh hybrid work terhadap kepatuhan karyawan.
Actions (login required)
 |
View Item |