Khusnul Rahmawati, - (2022) Distribusi Kasus Anomali Gigi Pada Radiografi Panoramik Di RSKGMP Universitas Airlangga. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133111_HALALMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133111_BAB I.pdf Download (43kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133111_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
"Latar Belakang: Anomali gigi merupakan kelainan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan gigi. Terkadang ditemukan secara tidak sengaja pada pemeriksaan radiografi panoramik karena tidak ada keluhan dari pasien. Anomali gigi dapat menyebabkan terjadinya maloklusi, mempersulit perawatan saluran akar, ekstraksi gigi, perawatan ortodontik, dan perawatan gigi lainnya. Tujuan: Mengetahui distribusi kasus anomali gigi pada radiografi panoramik di RSKGMP Universitas Airlangga. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling dari data radiografi panoramik di Klinik Radiologi RSKGMP Universitas Airlangga periode 2018-2020. Hasil: Dengan menganalisis radiografi panoramik dari 1.317 pasien, ditemukan 116 kasus anomali gigi dengan kejadian pada perempuan lebih banyak (74 kasus, 64 %) dibandingkan pada laki-laki (42 kasus, 36%). Kategori anomali gigi yang paling banyak yaitu anomali jumlah gigi (47,41%), diikuti anomali ukuran gigi (29,31%), anomali bentuk gigi (23,28%), dan tidak ditemukan kasus pada anomali struktur gigi dan posisi gigi. Jenis anomali gigi terbanyak yaitu mikrodonsia(27,59%), kemudian agenisi (25%), supernumerary teeth (22,41%), dilaserasi (16,38%), talon cusp (3,45%), taurodontism (2,59%), makrodonsia (1,72%), gemination (0,86%), dan tidak ditemukan fusion, dens in dente, concrescene, amelogenesis imperfekta, dentinogenesis imperfekta, dentine displasia, serta transposisi. Kesimpulan: Kasus anomali gigi terbanyak berdasarkan kategorinya yaitu anomali pada jumlah gigi, diikuti dengan ukuran gigi dan bentuk gigi. Sedangkan anomali pada struktur dan posisi gigi tidak ditemukan. Kejadian anomali gigi pada perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK. S. FKG. 26/22 Khu d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pelayanan Kesehatan, distribusi, anomali gigi, radiografi panoramik | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 11 May 2026 03:22 | |||||||||
| Last Modified: | 11 May 2026 03:22 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140819 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


