DEWI INDRA PRATIWI, - (2022) Studi Bioakumulasi Logam Berat (Pb, Cd, As) Pada Ikan Kerapu Cantang : (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) Di Tambak Tradisional, Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811133067-HLM JUDUL.pdf Download (756kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133067-BAB 1.pdf Download (42kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133067.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Lamongan merupakan kabupaten yang berperan penting dalam mendukung perekonomian sehingga berbagai macam industri dibangun dan dimaksimalkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Peningkatan kepadatan penduduk menyebabkan meningkatnya angka konsumsi yang diiringi dengan pembangunan industri, sehingga memberi ruang pada materil pencemar. Salah satu bahan pencemar yang memiliki dampak negatif jangka panjang adalah logam berat. Diketahui beberapa industri seperti perusahaan dok/galangan kapal sebagai sumber logam berat Timbal (Pb). Industri pengalengan ikan dan minyak diduga sebagai sumber pencemar logam berat Kadmium (Cd), dan industri pabrik baja, logam merupakan sumber pencemar logam berat Arsen (As). Pada penelitian ini digunakan ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) sebagai objek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Pb, Cd dan As dan untuk mengetahui indeks kecemaran serta status akumulasi pada ikan kerapu cantang, air dan sedimen di tambak tradisional di Brondong, Lamongan, Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah oberservatif, deskriptif sebagai jenis rancangan penelitian dan analisis data yang digunakan adalah secara kuantitatif dengan perhitungan pada indeks EF, Igeo, CF dan BCF. Sampel ikan kerapu cantang dan air akan diujikan kandungan logam berat di Laboratorium Unit Pelayanan Terpadu Pengujian Mutu dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan (UPT PMPPKP) Surabaya, sedangkan sedimen akan diujikan Angler Chemical Laboratorium Surabaya. Hasil rata-rata pengujian kandungan logam berat tertinggi terdapat pada sampel sedimen (Pb) yaitu sebesar 12,30 mg/kg dan terendah (Cd) sebesar 0,0171 mg/kg. Pada sampel air tertinggi pada (As) sebesar 0,0158 mg/kg dan terendah (Pb dan Cd) yaitu tidak terdeteksi. Pada ikan kerapu cantang logam berat tertinggi pada (As) sebesar 0,7515 mg/kg dan terendah pada (Cd) 0,0014 mg/kg. Sedangkan hasil pengujian pada indeks EF nilai tertinggi terukur pada logam berat Kadmium (42,75), nilai tertinggi Igeo, CF dan BCF secara berturut-turut adalah pada logam berat Arsen (1,06 ; 3,12 ; 49,88).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 01 - 23 Dew s | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Logam berat, Timbal, Kadmium, Arsen, EF, Igeo,CF,BCF | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 11 May 2026 04:16 | |||||||||
| Last Modified: | 11 May 2026 04:16 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140828 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


