Efek Latihan Treadmill Intensitas Sedang Dengan Peningkatan Kecepatan Dan Inklinasi Bertahap Terhadap Serum C-Reactive Protein Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Laki-Laki

DIMAS BAGUS RESPATI (2022) Efek Latihan Treadmill Intensitas Sedang Dengan Peningkatan Kecepatan Dan Inklinasi Bertahap Terhadap Serum C-Reactive Protein Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Laki-Laki. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012015653049_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB I)
012015653049_BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text (FULLTEXT)
012015653049_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Belum ada rekomendasi mengenai jenis latihan aerobik dalam menurunkan proses inflamasi sistemik pada pasien diabetes tipe 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh latihan treadmill intensitas sedang selama 30 menit dengan peningkatan kecepatan dan inklinasi pasien diabetes tipe 2 laki-laki dalam mengurangi inflamasi kronis derajat rendah. Metode: Studi randomisasi dua kelompok dilakukan antara Juli 2019 dan September 2019. Duapuluh satu pasien laki-laki dengan diabetes tipe 2 (30-55 tahun) tanpa komplikasi, dengan kontrol gula darah dari Poliklinik Endokrin Penyakit Dalam RSUD dr. Soetomo, direkrut dan dialokasikan secara acak ke dalam dua kelompok. Pada kelompok perlakuan, setiap pasien menerima pelatihan treadmill intensitas sedang dengan peningkatan kecepatan dan kemiringan. Latihan dilakukan selama 30 menit selama 4 minggu, 2-3 kali seminggu. Pada kelompok kontrol, setiap pasien menerima pengobatan standar bersama dengan pendidikan aktivitas fisik selama 150 menit seminggu. Pengukuran kadar CRP serum dilakukan pada hari pertama dan terakhir. Pada kelompok perlakuan, kadar CRP serum diukur 30 menit setelah latihan aerobik.. Hasil: Nilai rerata kadar CRP serum basal pada kelompok perlakuan adalah 0,1(0,1-0,4) mg/dL dan rerata setelah perlakuan adalah 0,1(0,1-0,3) mg/dL (p=0,121). Setelah latihan selama 4 minggu, didapatkan rerata kadar CRP serum 30 menit setelah latihan meningkat 0,1(0,1-1,1) mg/dL (p=0,564) menjadi 0,2(0,1-1,1) mg/dL(p=0,317). Pada kelompok kontrol nilai rerata kadar CRP serum basal adalah 0,2(0,1-0,8) mg/dL dan setelah 4 minggu adalah 0,25(0,1-1,2) mg/dL (p=0,085). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa latihan aerobik selama 4 minggu tidak menurunkan kadar CRP serum pada pasien DM tipe 2. Namun terdapat kecenderungan peningkatan kadar CRP serum pada kelompok latihan pada penelitian ini yang sesuai dengan peningkatan kadar CRP serum setelah latihan pada fase akut.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KK 23 - 23 Dim e
Uncontrolled Keywords: treadmill exercise, moderate intensity, increased speed and inclination, DM type 2, C-Reactive Protein (CRP)
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
DIMAS BAGUS RESPATINIM012015653049
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 12 May 2026 07:11
Last Modified: 12 May 2026 07:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140894
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item