Yeka Ramadhani, - (2022) Kemampuan Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG) Teh Hijau Dalam Patch Gingiva Mukoadhesif Terhadap Peningkatan Jumlah Osteoblas Pada Tikus Wistar Dengan Periodontitis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133035_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133035_BAB I.pdf Download (602kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133035_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Periodontitis merupakan penyakit inflamasi destruktif kompleks akibat infeksi kronis pada periodonsium oleh mikroorganisme spesifik yang merupakan penyakit periodontal severe tertinggi ke-sebelas yang paling umum terjadi di dunia. Di Indonesia, prevalensi periodontitis mencapai 74,1% paling banyak terjadi pada kelompok usia 35-44 tahun. Perawatan dengan Scaling Root Planing (SRP) tidak dapat mengembalikan kerusakan jaringan periodonsium. Perawatan penyerta berupa pemberian antimikroba secara sistemik juga kurang efektif serta memliki banyak efek samping. Oleh karena itu, diperlukannya pemanfaatan bahan aktif yang bisa mestimulasi perbaikan jaringan periodonsium dengan sistem penghantaran obat yang lebih efektif. Tujuan: Membuktikan kemampuan EGCG teh hijau dalam patch gingiva mukoadhesif terhadap peningkatan jumlah sel osteoblas pada Tikus Wistar dengan periodontitis. Metode: Tikus Wistar yang dikondisikan periodontitis, kemudian diaplikasikan patch gingiva mukoadhesif pada daerah gingiva labial gigi insisif rahang bawah dengan durasi 1 jam/hari selama 7, 14, dan 21 hari. Pada penelitian ini terdapat 3 kelompok yaitu kelompok yang diberikan patch gingiva mukoadhesif saja, diberikan patch gingiva mukoadhesif mengandung doksisiklin, serta diberikan patch gingiva mukoadhesif yang mengandung EGCG 0.05%. Jaringan yang diaplikasikan patch kemudian dipotong dan dilakukan pengecatan HE. Hasil pembacaan preparat kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil: Jumlah rata-rata osteoblas meningkat secara signifikan setelah pemberian patch gingiva mukoadhesif dengan durasi 1 jam/hari selama 7, 14, dan 21 hari. Kesimpulan: Pemberian patch gingiva mukoadhesif mengandung EGCG 0.05% efektif meningkatkan jumlah osteoblas pada Tikus Wistar dengan periodontitis.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.74-22 Yek k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Periodontitis, Osteoblas, Teh Hijau, EGCG, Patch mukoadhesif | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 13 May 2026 03:40 | |||||||||
| Last Modified: | 13 May 2026 03:40 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140934 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


