Siwi Rizki Utami, - (2022) Pengurangan Permukiman Kumuh Dalam Upaya Mewujudkan SDGs Tujuan 3 : Literatur Review. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101711133163-HLM JUDUL.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101711133163-BAB 1.pdf Download (58kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101711133163.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Upaya penerapan healthy city dalam pencapaian SDGs tujuan kesebelas yang diselenggarakan di seluruh dunia merupakan upaya yang dilakukan setiap kota untuk melakukan peningkatan pada wilayah perkotaan termasuk permukiman kumuh di perkotaan tersebut. Gerakan tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai program dan kebijakan yang mana program dan kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat. Dari upaya yang telah dilakukan untuk menata permukiman kumuh tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak upaya pengurangan permukiman kumuh terhadap pencapaian SDGs tujuan ketiga . Penelitian ini merupakan penelitian literature review. Penelitian ini menggunakan data berupa literature ilmiah yang dipublikasi pada rentang waktu 2011-2021. Literature ilmiah dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Jumlah artikel yang dianalisis dalam penelitian ini yaitu sebanyak 21 artikel. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu Intervensi program pengurangan permukiman kumuh terbagi pada 20 wilayah berbeda. Intervensi tiap wilayah memiliki perbedaan fokus intervensinya. 3 wilayah intervensi berfokus pada penyelesaian masalah ekonomi masyarakat permukiman kumuh, 9 wilayah intervensi berfokus pada penyelesaian masalah sanitasi dan air, 7 wilayah intervensi berfokus pada penyelesaian masalah struktur rumah, 3 wilayah intervensi berfokus pada penyelesaian masalah infrastruktur. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Intervensi program dalam upaya mengurangi permukiman kumuh ditentukan oleh kebutuhan tiap wilayah. Intervensi tersebut dapat dikelompokan menjadi 2 yaitu intervensi fisik dan intervensi non fisik. Intervensi fisik saja belum mampu memberikan kesejahteraan pada masyarakat maka dari itu diperlukan sinkronisasi antara intervensi fisik dan non fisik. Intervensi di daratan Afrika, india dan Bangladesh memfokuskan pada perbaikan sanitasi dan air. Sementara itu, intervensi di Indonesia yang lebih memfokuskan pada perbaikan struktur rumah, pengelolaan sampah dan Sosial Ekonomi masyarakat. China membahas intervensi yang berfokus pada perbaikan struktur rumah. Intervensi di wilayah benua Amerika lebih banyak berfokus pada perbaikan infrastruktur rumah. Intervensi mengurangi permukiman kumuh merupakan upaya mewujudkan SDGs tujuan kesebelas. Upaya perwujudan SDGs tujuan kesebelas secara tidak langsung maupun secara langsung memberikan dampak positif terhadap pencapaian SDGs tujuan ketiga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 17 - 23 Siw l | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Healthy city, SDGs tujuan 11, SDGs Tujuan 3, Permukiman Kumuh, Intervensi | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 13 May 2026 05:36 | ||||||
| Last Modified: | 13 May 2026 05:36 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140951 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


