CAHYA AYU PRATIWI (2022) EPIDEMIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO KANDIDEMIA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PERIODE JANUARI-DESEMBER 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011911133141_HALAMAN JUDUL.pdf Download (326kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133141_BAB I.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011911133141_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kandidemia adalah infeksi aliran darah yang disebabkan oleh Candida spp. yang umum terjadi pada pasien rawat inap dan terkait dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Kami melakukan penelitian ini untuk memberikan gambaran epidemiologi dan faktor risiko kandidemia pada pasien rawat inap RSUD Dr. Soetomo dari bulan Januari sampai Desember 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan rekam medis. Variabel yang diamati meliputi; kejadian, jenis kelamin, usia, asal rawat inap, distribusi spesies, frekuensi rentan antijamur dan faktor risiko kandidemia. Sebanyak 53 pasien kandidemia yang memenuhi kriteria inklusi. Insiden kandidemia adalah 1,58 kasus per 1000 orang-tahun. Dari 53 sampel didapatkan bahwa kelompok umur didominasi oleh kelompok umur <1 tahun (28,30%) dan kelompok jenis kelamin didominasi oleh laki-laki (64,15%). Lima belas pasien (28,30%) berada di unit perawatan intensif dan bangsal anak. Spesies yang banyak ditemukan adalah Candida albicans (33,96%). Dua isolat (40%) Candida glabrata rentan terhadap caspofungin dan semua isolat (100%) Candida albicans, Candida parapsilosis, Candida tropicalis, Candida dubliniensis, Candida lusitaniae, dan Candida rugosa rentan terhadap antijamur yang diuji. Faktor risiko kandidemia terbanyak adalah penggunaan CVC (62,26%), diikuti oleh pasien diabetes mellitus (47,17%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah kejadian kandidemia sebesar 1,58 kasus per 1000 orang-tahun dengan kelompok umur tertinggi <1 tahun dan Candida albicans merupakan spesies yang paling banyak ditemukan. Sebagian besar isolat rentan terhadap agen antijamur. Central Venous Catheters (CVC) adalah faktor risiko paling tinggi untuk kandidemia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 36 - 23 Cah e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Candidemia, Candida species, incidence, epidemiology, antifungal therapy, risk factor | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 18 May 2026 01:05 | |||||||||
| Last Modified: | 18 May 2026 01:05 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/140993 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


