Muhammad Riza Hafidz Bahtiar, - (2022) Uji Swelling Dan Biodegradasi Biokomposit Membran Amnion Sapi- Hidroksiapatit Sebagai Kandidat Material Preservasi Soket. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133022_HALAMAN JUDUL.pdf Download (840kB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133022_BAB I.pdf Download (171kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133022_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pencabutan gigi menyebabkan terjadinya perubahan dimensi pada alveolar ridge. Preservasi soket dapat mempertahankan dimensi alveolar ridge horizontal dan vertikal setelah pencabutan. Pembuatan biokomposit membran amnion sapi-hidroksiapatit diharapkan dapat menjadi kandidat material preservasi soket. Tujuan: Menganalisis karakteristik swelling dan biodegradasi biokomposit membran amnion sapi-hidroksiapatit dengan berbagai rasio sebagai kandidat material preservasi soket. Metode: Pembuatan biokomposit membran amnion sapi-hidroksiapatit perbandingan rasio 30:70, 35:65, dan 40:60 (w/w) dengan metode freeze-drying. Uji swelling dilakukan dengan mengukur berat awal dan berat akhir setelah direndam pada phosphate buffered saline selama 1x24 jam dan uji biodegradasi dilakukan dengan mengukur berat awal dan berat akhir setelah direndam pada simulated body fluid selama 7 hari. Data penelitian di uji statistik menggunakan uji one way ANOVA welch dan uji Post-Hoc Tukey HSD. Hasil: Persentase swelling biokomposit membran amnion sapi-hidroksiapatit perbandingan rasio 30:70, 35:65, dan 40:60 (w/w) yaitu 303.90%; 477.94%; dan 574.19%. Uji one way ANOVA welch didapatkan p-value kurang dari (p < 0.05), serta uji Post-Hoc Tukey HSD menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap kelompok. Persentase biodegradasi biokomposit membran amnion sapi-hidroksiapatit perbandingan rasio 30:70, 35:65, dan 40:60 (w/w) yaitu 9.43%; 11.05%; dan 12.02%. Uji one way ANOVA welch didapatkan p-value kurang dari (p < 0.05), serta uji Post-Hoc Tukey HSD menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap kelompok. Kesimpulan: Biokomposit membran amnion sapi-hidroksiapatit perbandingan rasio 40:60 (w/w) memiliki persentase swelling paling tinggi dan biokomposit membran amnion sapi- hidroksiapatit perbandingan rasio 30:70 (w/w) memiliki persentase biodegradasi paling rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.77-22 Muh u | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Preservasi soket, Biokomposit, Membran amnion sapi, Hidroksiapatit, Swelling, Biodegradasi | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 18 May 2026 02:23 | |||||||||
| Last Modified: | 18 May 2026 02:23 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141001 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


