Analisis Komposisi Mikrobioma dan Metabolit Sekunder pada Rimpang dan Daun Kapulaga Jawa (Amomum compactum Soland. ex Maton)

FAIZA NUR FAUZIA, - (2022) Analisis Komposisi Mikrobioma dan Metabolit Sekunder pada Rimpang dan Daun Kapulaga Jawa (Amomum compactum Soland. ex Maton). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
081811433014-HLM JUDUL.pdf

Download (933kB)
[img] Text (BAB 1)
081811433014-BAB 1.pdf

Download (51kB)
[img] Text (FULLTEXT)
081811433014.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kapulaga jawa merupakan tanaman obat yang diketahui memiliki banyak khasiat medis. Khasiat tersebut dipengaruhi oleh adanya berbagai metabolit sekunder di dalam organnya. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa komposisi metabolit sekunder dalam organ tanaman dapat dipengaruhi oleh komposisi mikrobioma. Selain itu, faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi komposisi metabolit sekunder dan mikrobioma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara komposisi mikrobioma dengan konsentrasi relatif metabolit sekunder pada rimpang dan daun tanaman obat kapulaga jawa (Amomum compactum Soland. ex Maton). Sampel rimpang dan daun diambil dari dua habitat yang berbeda yaitu di Kawasan hutan Desa Kuripansari, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, dan tempat pembibitan obat Taman Husada Graha Famili, Surabaya, Jawa Timur. Dalam penelitian ini komposisi dan kelimpahan bakteri dianalisis menggunakan Amplicon Sequencing Gen 16s rRNA, sedangkan komposisi metabolit dianalisis menggunakan Liquid Chromatography with Tandem Mass Spectrometry (LC-MS-MS). Berikutnya data mikrobioma dan metabolomik yang didapat dikorelasikan untuk mengidentifikasi jenis-jenis mikroba tertentu yang dapat mempengaruhi produksi metabolit sekunder pada rimpang dan daun kapulaga jawa yang tumbuh liar di Hutan dan dibudidayakan di Taman Toga. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa rimpang dan daun kapulaga jawa yang hidup liar dan dibudidayakan didominasi oleh filum bakteri Cyanobacteria dan genus Acidobacteria subgroup 1 (Gp1). Analisis metabolit menunjukkan bahwa metabolit sekunder bermuatan positif dengan konsentrasi tertinggi pada rimpang kapulaga jawa yang tumbuh liar dan di Taman Toga adalah cafestol, sedangkan pada daun konsentrasi metabolit sekunder bermuatan positif tertinggi adalah reserpine. Metabolit bermuatan negatif di rimpang kapulaga jawa yang tumbuh liar dan dibudidayakan dengan konsentrasi tertinggi pada sampel adalah loganic acid, sedangkan pada daun konsentrasi metabolit sekunder bermuatan negatif tertinggi adalah pectolinarigenin. Berdasarkan hasil analisis korelasi diketahui bahwa terdapat bakteri memiliki korelasi positif yang signifikan dengan berbagai metabolit, yaitu bakteri yang berasal dari filum Acidobacteria Gp6, Cyanobacteria, Gammaproteobacteria, Alphaproteobacteria, Sphingomonas, dan dari genus Gp1 serta genus Methylobacterium.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.B 01 - 23 Fai a
Uncontrolled Keywords: mikrobioma, metabolit sekunder, rimpang kapulaga jawa, daun kapulaga jawa, kapulaga jawa
Subjects: Q Science > QR Microbiology
S Agriculture
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM
FAIZA NUR FAUZIA, -NIM 081811433014
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorYOSEPHINE SRI WULAN M, -NIDN0003036404
UNSPECIFIEDANJAR TRI WIBOWO, --
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 19 May 2026 08:02
Last Modified: 19 May 2026 08:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141129
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item