MOH. KOSIM, - (2022) Pengaruh Pemberian Pakan Alami Yang Berbeda Pada Induk Ikan Cupang Halfmoon (Betta sp) Terhadap Fekunditas Dan Produksi Larva. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
141811133034-HLM JUDUL.pdf Download (608kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133034-BAB 1.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133034.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan cupang halfmoon (Betta sp) merupakan salah satu ikan hias air tawar yang populer di semua lapisan masyarakat. Pembudidayaan ikan cupang sederhana tidak membutuhkan lahan yang luas, biaya yang dibutuhkan juga relatif murah dan mudah dipelihara. Pemberian pakan alami pada ikan cupang bertujuan untuk meningkatkan jumlah telur (Fekunditas) dan produksi larva. Oleh karena itu terdapat beberapa pakan alami yang sering digunakan untuk pemberian pakan pada ikan cupang yang akan melakukan proses pemijahan diantaranya Jentik nyamuk (Culex sp.), Kutu air (Daphnia sp.), Cacing sutera (Tubifex sp.) dan Cacing darah (Chironomous sp.). Pakan–pakan alami tersebut memiliki nutrisi atau gizi yang sangat komplek meliputi protein, lemak, dan karbohidrat yang dapat mempengaruhi fekunditas dan produksi larva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kuantitas dan kualitas fekunditas pada pemberian pakan alami yang berbeda dan peningkatan produksi larva pada pemberian pakan alami yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan model rancangan acak lengkap. Pengambilan sampel sebanyak 20 pasang indukan ikan cupang halfmoon dilakukan ditempat petani ikan cupang daerah bratang surabaya, jawa timur. Pemeliharaan induk ikan cupang dilakukan dengan Pemberian pakan menggunakan metode adlibitum. Induk ikan cupang jantan maupun betina di pelihara secara terpisah. setelah itu dilanjutkan dengan dilakukan pemijahan untuk mengetahui nilai fekunditas dan produksi larva yang dihasilkan. Analisis data menggunakan SPSS yang dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang sangat signifikan terhadap nilai fekunditas dan produksi larva pada perlakuan Daphnia sp dengan perlakuan Chironomous sp, Jentik nyamuk dan Tubifek sp. hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai fekunditas dan produksi larva tertinggi didapatkan pada perlakuan daphnia sp dengan jumlah rata–rata 556 butir telur dan 468 ekor larva, kemudian diikuti dengan perlakuan Tubifex sp dengan jumlah rata–rata 473 butir telur dan 395 ekor larva, selanjutnya perlakuan Chironomous sp dengan jumlah rata–rata 418 butir telur dan 353 ekor larva serta yang terakhir yaitu pada perlakuan jentik nyamuk mendapatkan hasil 385 butir telur dan 320 ekor larva. Kesimpulan dari penelitian ini ialah pemberian pakan alami Daphnia sp merupakan perlakuan yang paling baik untuk menunjang kuantitas dan kualitas fekunditas dan produksi larva.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 05 - 23 Moh p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ikan Cupang Halfmoon (Betta sp), Fekunditas, Produksi Larva, FR, HR dan Pakan-pakan alami (Daphnia sp, Chironomous sp, Jentik Nyamuk dan Tubifex sp) | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 19 May 2026 08:08 | |||||||||
| Last Modified: | 19 May 2026 08:08 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141131 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


