Defluoridasi Air Minum Melalui Pemanfaatan Tanaman Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Fluorosis Gigi

Feby Ayu Lestari, - (2022) Defluoridasi Air Minum Melalui Pemanfaatan Tanaman Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Upaya Pencegahan Terjadinya Fluorosis Gigi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021811133001_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
021811133001_BAB I.pdf

Download (100kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021811133001_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia, prevalensi terjadinya fluorosis gigi cukup tinggi, khususnya pada daerah Asembagus-Jawa Timur yang mencapai 92,9%. Terjadinya fluorosis gigi ditandai dengan adanya bintik-bintik pada enamel, perubahan warna kecoklatan, garis putih bilateral, difus, tipis, horizontal dengan plak yang berwarna pada gigi. Kondisi ini menjadikan pasien kurang percaya diri karena penampilan yang tidak estetis. Karena tingginya kasus terjadinya fluorosis gigi, maka dibutuhkan suatu pencegahan dan pengendalian yang mudah diaplikasikan oleh masyarakat. Defluoridasi air minum merupakan penyesuaian tingkat fluorida dalam air minum ke tingkat yang optimal. Moringa oleifera adalah tanaman yang tumbuh di daerah tropis dan subtropis yang termasuk dalam famili Moringaceae. Tanaman Moringa oleifera dapat diaplikasikan sebagai koagulan alami dan proses koagulasinya memiliki biaya yang rendah dan prosesnya sangat efisien. Tujuan: Menganalisis mekanisme defluoridasi air minum melalui pemanfaatan tanaman Kelor (Moringa Oleifera) sebagai upaya pencegahan terjadinya fluorosis gigi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode narrative review yaitu membuat tinjauan atau ulasan dengan cara mengumpulkan data sekunder (beragam penelitian terdahulu) serta mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi data sekunder. Pencarian data sekunder melalui database Google, Google Scholar, Science Direct, E-book, PubMed, Research Gate serta hasil riset kesehatan (Riskesdas) dengan menggunakan kata kunci. Hasil: Kandungan polieltektrolit, kalsium dan fosfat dalam ektrak Moringa oleifera memiliki potensi sebagai koagulan alami dalam mekanisme defluoridasi air minum. Teknik defluoridasi yang memiliki efektifitas paling baik dari segi mekanisme dan keberhasilan dalam mengurangi konsentrasi fluorida dalam air minum adalah defluoridasi menggunkan teknik presipitasi dengan rata-rata pengurangan konsentrasi fluoride mencapai 98%. Kesimpulan: Kandungan ekstrak Moringa Oleifera memiliki potensi sebagai koagulan alami dalam mekanisme defluoridasi air minum. Dan teknik defluoridasi yang efektif untuk mengurangi konsentrasi fluorida dalam air minum yaitu teknik presipitasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FKG.88-22 Feb d
Uncontrolled Keywords: Minum, Defluoridasi Air, Fluor, Moringa Oleifera dan Fluorosis Gigi.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Feby Ayu Lestari, -NIM021811133001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSOEGENG WAHLUYO, -NIDN0010115405
Thesis advisorDIMAS PRASETIANTO WICAKSONO, -NIDN'0031058801
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 20 May 2026 01:10
Last Modified: 20 May 2026 01:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141143
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item