Korelasi Faktor-Faktor Resiko Terhadap Timbulnya Hiperurisemia Pada Pasien Yang Mendapat Pengobatan Multidrug Resistant Tuberculosis

Jonathan Christopher Wewengkang, - (2022) Korelasi Faktor-Faktor Resiko Terhadap Timbulnya Hiperurisemia Pada Pasien Yang Mendapat Pengobatan Multidrug Resistant Tuberculosis. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011811133193_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (262kB)
[img] Text (BAB I)
011811133193_BAB I.pdf

Download (108kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011811133193_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (704kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Hiperurisemia merupakan salah satu komplikasi tersering dari pengobatan MDR-TB. Kondisi ini terjadi oleh karena penggunaan obat Pirazinamid, Etambutol dan antibiotik golongan Aminoglikosida yang mempengaruhi proses produksi dan ekskresi asam urat. Hiperurisemia dapat dihubungkan dengan beberapa faktor resiko, seperti jenis kelamin, usia, BMI, kadar BUN serum, kadar kreatinin serum, frekuensi nadi, tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Namun, faktor-faktor tersebut belum dihubungkan dengan kejadian hiperurisemia pada penerima pengobatan MDR-TB. Tujuan Melihat apakah faktor-faktor resiko hiperurisemia memiliki korelasi yang signifikan dengan kejadian hiperurisemia pada pasien yang menerima pengobatan MDR-TB. Metode Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan data sekunder dari rekam medis di polikinik MDR-TB RSUD Dr. Soetomo periode Januari – Desember 2020. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik total sampling. Hasil Terdapat total subjek sebanyak 67 orang yang terdiri dari 34 orang (51%) sebagai kontrol (tanpa hiperurisemia) dan 33 orang (49%) sebagai kasus (dengan hiperurisemia). Hasil analisis menemukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara faktor jenis kelamin (p = 0.534), usia (p = 0.052), BMI (p = 0.239), kadar BUN serum (p = 0.728), kadar kreatinin serum (p = 0.109), frekuensi nadi (p = 0.562), tekanan darah sistolik (p = 0.427) dan tekanan darah diastolik (p = 0.803) dengan kejadian hiperurisemia pada penerima pengobatan MDR-TB. Kesimpulan Faktor jenis kelamin, usia, BMI, kadar BUN serum, kadar kreatinin serum, frekuensi nadi, tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik bukan merupakan faktor resiko hiperurisemia pada penerima pengobatan MDR-TB.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D.146-22 Jon k
Uncontrolled Keywords: Faktor resiko, Hiperurisemia, Multidrug Resistant Tuberculosis
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Jonathan Christopher Wewengkang, -NIM011811133193
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTRI WAHYU MARTANTO, -NIDN8820820016
Thesis advisorPATRICIA MARIA KURNIAWATI, -NIDN0021116206
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 20 May 2026 03:13
Last Modified: 20 May 2026 03:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141159
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item