TARISYA ISVERANIA WIBAWA, - (2022) Pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (ocium basilicum l.) Terhadap Penurunan Kadar Sgot Dan Sgpt Tikus Putih (rattus norvegicus) Yang Diinduksi Gentamisin. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
061811133151-HAL JUDUL.pdf Download (227kB) |
|
|
Text (BAB 1)
061811133151-BAB 1.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
061811133151.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ekstrak daun kemangi (Ocium basilicum L.) dapat menurunkan kadar SGOT dan SGPT pada tikus putih yang diinduksi Gentamisin. Tikus putih yang digunakan adalah berkelamin jantan galur Wistar yang memiliki umur 2-3 bulan dengan berat badan 150-200 gram sebanyak 25 ekor dan dibagi dalam lima kelompok, masing – masing kelompok terdiri dari lima tikus putih. Tikus putih diadaptasikan selama tujuh hari, setelah itu dari hari ke-1 hingga ke17 diberi ekstrak etanol daun Kemangi dan pada hari ke-8 hingga ke-17 diberikan induksi Gentamisin. Kelompok ini terdiri dari kelompok kontrol negatif (hanya diberi CMC-Na 1% dan aqua pro injeksi), kelompok kontrol positif (CMC-Na 1% dan induksi Gentamisin 80 mg/kgBB), kelompok perlakuan P1 (ekstrak etanol daun Kemangi dosis 200 mg/kgBB + induksi Gentamisin 80 mg/kgBB), kelompok perlakuan P2 (ekstrak etanol daun Kemangi dosis 400 mg/kgBB + induksi Gentamisin 80 mg/kgBB), dan kelompok perlakuan P3 (ekstrak etanol daun Kemangi dosis 800 mg/kgBB + induksi Gentamisin 80 mg/kgBB). Pada hari ke-18 semua tikus dikorbankan dan darah diambil secara intrakardiak kemudian dilakukan pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT. Hasil pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT tikus putih yang diinduksi Gentamisin pada kelompok positif memperlihatkan peningkatan tertinggi (p<0.05) sedangkan kelompok negatif mendapatkan hasil terendah (p<0.05) dibanding kelompok perlakuan lainnya. Berdasarkan penelitian ini, pemberian ekstrak etanol daun Kemangi dengan dosis 200, 400, dan 800 mg/kgBB dapat menghambat peningkatan kadar SGOT dan SGPT secara nyata (p<0.05). Berdasarkan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dosis efektif dapat menghambat peningkatan kadar SGOT dan SGPT yang disarankan adalah 800mg/kg BB.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKH. 05 - 23 Tar p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ekstrak etanol daun kemangi, gentamisin, SGOT, SGPT, tikus putih | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV4905-4959 Animal experimentation. Anti-vivisection | |||||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 04:57 | |||||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 04:57 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141552 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


