Milistia Kristi Prastika, - (2022) Analisis Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Pneumonia Balita Usia 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Taman Kota Madiun. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133114-HAL JUDUL.pdf Download (442kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133114-BAB 1.pdf Download (113kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133114.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Pneumonia adalah infeksi akut pada paru-paru yang disebabkan karena infeksi bakteri, virus maupun jamur. Pneumonia pada usia balita masih menjadi fokus utama masalah kesehatan anak, baik di dunia maupun Indonesia. Di Provinsi Jawa Timur, persentase kasus pneumonia balita tertinggi adalah pada Kota Madiun dengan kasus tertinggi berada pada wilayah Kecamatan Taman Kota Madiun yaitu sebesar 214 kasus pada tahun 2019. Terdapat beberapa faktor yang diduga merupakan risiko dan berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian pneumonia balita usia 12-59 bulan di Puskesmas Kecamatan Taman Kota Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian case control. Sampel penelitian sebesar 96 orang, yaitu 48 sampel kasus dan 48 sampel kontrol Sampel kasus diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling, sedangkan sampel kontrol diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengambil data rekam medik pasien di Puskesmas serta wawancara kepada ibu balita. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan menggunakan chi square dan analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik ganda. Hasil penelitian menggunakan analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (p < 0,000), riwayat ASI eksklusif (p < 0,000), kepadatan rumah (p=0,037), keberadaan anggota keluarga yang merokok (p=0,002), tingkat pendidikan ibu (p=0,001) dengan kejadian pneumonia balita usia 12-59 bulan, dan tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,798), jenis kelamin (p=0,540), imunisasi dasar lengkap (p=0,181), berat badan lahir (p=0,080) dengan kejadian pneumonia balita usia 12-59 bulan. Sedangkan hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (p=0,032; OR=6,129), riwayat ASI eksklusif (p<0,000; OR=10,011), kepadatan rumah (p=0,040; OR=5,766), keberadaan anggota keluarga yang merokok (p=0,023;OR=3,614) dengan kejadian pneumonia balita usia 12-59 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah status gizi kurang, ASI tidak eksklusif, kepadatan rumah tidak baik, dan ada anggota keluarga yang merokok merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada balita. Sehingga, sebaiknya dilakukan promosi dan edukasi dalam rangka upaya pencegahan pneumonia pada balita dengan cara pemenuhan gizi seimbang dan pemberian ASI eksklusif. Selain itu, sebaiknya juga perlu memberikan perhatian khusus kepada balita yang tinggal di lingkungan rumah dengan kepadatan yang tinggi serta anggota keluarga yang memiliki kebiasaan merokok dengan cara pemberian sosialisasi khusus mengenai kesehatan lingkungan demi mencegah masalah kesehatan pada balita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 23 - 23 Mil a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pneumonia Balita, Status Gizi, ASI Eksklusif, Lingkungan Rumah | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 26 May 2026 05:09 | ||||||
| Last Modified: | 26 May 2026 05:09 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141556 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


