CERITA RAKYAT PUTRI JUNJUNG BUIH DI WILAYAH DAHA-NAGARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN: ANALISIS STRUKTUR NARATIF DAN FUNGSI

ANNISA RIFQI ALIFAH, - (2022) CERITA RAKYAT PUTRI JUNJUNG BUIH DI WILAYAH DAHA-NAGARA KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN: ANALISIS STRUKTUR NARATIF DAN FUNGSI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
121811133088 HALAMAN I.pdf

Download (343kB)
[img] Text (BAB I)
121811133088 BAB I.pdf

Download (126kB)
[img] Text (FULL TEXT)
121811133088.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Bangsa Indonesia memiliki kebudayaan yang beragam salah satunya adalah folklor. Folklor merupakan kebudayaan yang pewarisannya secara lisan atau disertai dengan alat bantu peraga. Cerita rakyat merupakan salah satu bentuk folklor lahir dari ekspresi suatu budaya masyarakat melalui tutur bahasa. Masyarakat Daha-Nagara Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki sebuah cerita rakyat dengan judul Putri Junjung Buih yang dijadikan objek penelitian ini. Untuk memperoleh dokumentasi teks cerita rakyat beserta mengetahui struktur dan fungsinya maka penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kajian folklor, teori struktur naratif, dan teori fungsi folklor. Penelitian dilakukan dengan metode pengumpulan folklor bagi pengarsipan dan penganalisisan dijabarkan secara kualitatif-deskriptif. Penelitian ini menghasilkan teks cerita rakyat Putri Junjung Buih, mengungkap adanya struktur naratif dengan enam motifem, yaitu dua motifem lack menunjukan keinginan atau tujuan, dua motifem lack liquidate menunjukan terpenuhinya keinginan atau tujuan, satu motifem consequence menunjukan akibat dari terpenuhinya keinginan atau tujuan, dan satu motifem attempted escape menunjukan upaya mengatasi akibat yang timbul; dan memiliki empat fungsi folklor, yaitu: (1) sebagai sistem proyeksi angan-angan masyarakatnya, yaitu tidak sembarangan memilih orang dalam memberikan kepercayaan, sungai merupakan unsur penting bagi masyarakatnya, dan keseimbangan dalam kehidupan; (2) sebagai alat pengesahan pranata-pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, yaitu pengakuan atas wilayah dan Islam menjadi mayoritas agama masyarakatnya; (3) sebagai alat pendidikan anak, yaitu patuh terhadap orang tua, nilai pantang menyerah, dan pemertahanan bahasa Banjar; dan (4) sebagai alat penegak dan pengawas agar norma-norma masyarakat selalu dipatuhi anggota kolektifnya, yaitu anjuran untuk melestarikan sungai dan larangan mandi menjelang senja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FIB.I 55 - 23 Ann c
Uncontrolled Keywords: cerita rakyat, folklor, fungsi folklor, Putri Junjung Buih, struktur naratif.
Subjects: P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania
P Language and Literature > PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania > PL5051-5497 Malayan (Indonesian) languages
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
ANNISA RIFQI ALIFAH, -NIM121811133088
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMOCHTAR LUTFI, -NIP196810041998021001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 26 May 2026 07:06
Last Modified: 26 May 2026 07:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141575
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item