Vidia Nuria Rahman, - (2022) Hubungan Tingkat Kepadatan Lalat dan Faktor Risiko Kejadian Diare dengan Keluhan Diare pada Anak Balita di Wilayah Sekitar Tempat Pengumpulan Sampah Sementara (TPS) Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN I)
101811535010 HALAMAN I.pdf Download (231kB) |
|
|
Text (BAB I)
101811535010 BAB I.pdf Download (53kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
101811535010.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Diare merupakan keluhan yang banyak tersebar luas di seluruh negara berkembang. Salah satu penyebab diare adalah tercemarnya makanan dan minuman oleh bakteri yang dibawa oleh lalat. Salah satu habitat lalat yang paling banyak adalah tempat pengumpulan sampah. Desa Tembokrejo mempunyai TPS Desa Tembokrejo. Vektor yang berada di TPS akan berdampak pada tingkat kepadatan lalat khususnya bagi pemukiman yang berada pada wilayah sekitar TPS yang merupakan permukiman padat penduduk. Hal ini dapat menimbulkan risiko terjadinya keluhan diare pada anak balita karena anak balita masih belum mempunyai kekebalan yang cukup. Selain itu terdapat faktor risiko kejadian diare seperti usia, ASI eksklusif, personal hygiene ibu/pengasuh dan sanitasi makanan yang dapat mempengaruhi keluhan diare keluhan diare pada anak balita di wilayah sekitar TPS Desa Tembokrejo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat kepadatan lalat dan faktor risiko kejadian diare dengan keluhan diare pada anak balita di wilayah sekitar TPS Desa Tembokrejo. Variabel dalam penelitian ini yakni tingkat kepadatan lalat, usia anak balita, ASI eksklusif, personal hygiene ibu/pengasuh serta sanitasi makanan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan rancang studi cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada 61 anak balita yang tinggal di wilayah sekitar TPS Desa Tembokrejo. Data dikumpulkan dengan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik anak balita di wilayah sekitar TPS Desa Tembokrejo berdasarkan usia adalah 62,3% usia rentang 25-59 bulan, 59% tidak memperoleh ASI Eksklusif, 59% personal hygiene buruk, 80,3% sanitasi makanan baik, 55,7% tingkat kepadatan lalat rendah-sedang serta 52,5% tidak mengalami keluhan Diare. Hasil dengan analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepadatan lalat dengan keluhan diare anak balita (p<0,05). Demikian juga dengan faktor risiko kejadian diare yaitu terdapat hubungan antara usia anak balita (p<0,01) dan personal hygiene ibu/pengasuh (p<0,01) dengan keluhan diare anak balita. Sedangkan faktor ASI eksklusif (p>0,05) dan sanitasi makanan (p>0,05) tidak berhubungan dengan keluhan diare anak balita. Kesimpulannya, tingkat kepadatan lalat, usia anak balita serta personal hygiene ibu/pengasuh berhubungan dengan keluhan diare anak balita wilayah sekitar TPS Desa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.PDD 12 - 23 Vid h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | keluhan diare, tingkat kepadatan lalat | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC799-869 Diseases of the digestive system. Gastroenterology | ||||||
| Divisions: | 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 29 May 2026 02:23 | ||||||
| Last Modified: | 29 May 2026 02:23 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141606 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


