ASTRIA NOVITASARI NIDOM, - (2022) PROFIL RESPON IMUN DAN DAYA PROTEKTIVITAS TERHADAP VIRUS SARS-COV-2 ANTARA ORANG YANG VAKSINASI DAN TIDAK VAKSINASI COVID-19. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (160kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (54kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Profil Respon Imun dan Daya Protektivitas terhadap Virus SARS-CoV-2 antara Orang yang Vaksinasi dan Tidak Vaksinasi COVID-19 Coronavirus Disease (COVID-19) yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) pertama kali dilaporkan di kota Wuhan-China pada akhir bulan Desember tahun 2019. Pada awalnya penyakit ini disebut sebagai 2019-novel coronavirus (2019-nCoV), kemudian pada tanggal 11 Februari 2020 WHO (World Health Organization) mengumumkan penamaan baru yaitu Coronavirus Disease (COVID-19) (Afiahayati et al., 2022; Ansori et al., 2020; Ansori et al., 2021; Nur et al., 2022). Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran pandemi ini adalah dengan pengembangan pembuatan vaksin (Nidom et al., 2020). Setiap stimulasi respon imun terhadap vaksin dimulai dengan reaksi tubuh terhadap deteksi pertama dari agen yang masuk dikenali sebagai ancaman atau imunisasi. Selanjutnya sistem kekebalan bawaan melakukan tahap inisiasi. Proses inisiasi dan deteksi dimulai ketika sistem imun mengenali epitop antigen. Dalam kasus SARS-CoV-2, kekebalan yang dimediasi antibodi dan sel T adalah perlindungan yang paling efektif. (Nidom et al., 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis titer antibodi IgG, profil IFN-?, dan daya protektivitas terhadap virus SARS-CoV-2 pada orang yang vaksinasi dan tidak vaksinasi COVID-19. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Molekular Professor Nidom Foundation (LM-PNF), Surabaya, Indonesia sejak bulan Februari 2021 hingga Maret 2022 mengunakan 100 sampel darah dengan rincian 50 sampel dari orang yang sudah melakukan vaksinasi COVID-19 dan 50 sampel dari orang yang tidak melakukan vaksinasi COVID-19. Peneliti membagi menjadi empat kelompok yaitu vaksinasi saja, vaksinasi dan penyintas, tidak melakukan vaksinasi dan bukan penyintas, dan tidak melakukan vaksinasi namun penyintas. Selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan metode ELISA untuk melihat titer antibodi IgG, uji netralisasi antibodi untuk mengetahui daya protektivitas, dan metode ELISpot untuk melihat profil IFN-?. Hasil dari penelitian ini menunjukkan titer antibodi IgG sangat bervariasi dengan titer antibodi IgG paling tinggi didapatkan pada sampel orang yang vaksinasi, sedangkan pada profil IFN-? dan daya protektivitas, hasil paling tinggi didapatkan pada sampel orang yang vaksinasi dan penyintas dibandingkan dengan kelompok yang tidak vaksinasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu profil respon imun IgG, IFN-? dan daya protektivitas lebih baik pada orang yang vaksinasi COVID-19 dibanding dengan orang yang tidak vaksinasi COVID-19. Kata Kunci : COVID-19, IFN-?, IgG, SARS-CoV-2, Vaksinasi"
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKH.VI 02 - 23 Ast p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19, IFN-?, IgG, SARS-CoV-2, Vaccination | ||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF811-909 Veterinary medicine of special organs, regions, and systems S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF925 Veterinary physical medicine |
||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Magister Vaksinologi dan Imunoterapeutika | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 29 May 2026 03:29 | ||||||
| Last Modified: | 29 May 2026 03:29 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141647 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


