Determinasi Jenis Kelamin Dengan Pengukuran Odontometrik Pada Sarana Teraan Gigit Mandiri (STGM) (Studi Tele-Dentistry)

PUTRI KARTIKA DUSAK, - (2022) Determinasi Jenis Kelamin Dengan Pengukuran Odontometrik Pada Sarana Teraan Gigit Mandiri (STGM) (Studi Tele-Dentistry). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN I)
092014653010 HALAMAN I.pdf

Download (165kB)
[img] Text (BAB I)
092014653010 BAB I.pdf

Download (55kB)
[img] Text (FULL TEXT)
092014653010.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pada akhir tahun 2019, dunia dikejutkan dengan mewabahnya Corona Disease (COVID-19). Dalam bidang forensik metode odontometrik diketahui dapat menentukan determinasi jenis kelamin tetapi social distancing diberlakukan di Indonesia sehingga menyulitkan pengumpulan data dalam bidang forensik. Perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kontak sosial dalam pengumpulan sampel seperti teledentistry dan perhitungab odontometrik melalui aplikasi seperti Adobe Photoshop. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mendeterminasi jenis kelamin menggunakan bantuan Sarana Teraan Gigit Mandiri (STGM) dengan metode konvensional dan digital. Metode: Penelitian analitik observasional dengan studi cross sectional pada 30 mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah berusia 17-25 tahun (15 laki-laki dan 15 perempuan). STGM digigit mengikuti instruksi video, hasil bekas gigitan diukur menggunakan metode konvensional (jangka sorong) dan metode digital (Adobe photoshop) yang dipindai menggunakan Canon Pixma G2000 printer scanner. Hasil: Pengukuran menggunakan metode konvensional dan digital tidak menunjukkan perbedaan bermakna p > 0.05. Lebar mesiodistal gigi 21 (MD 21), intercanine distance (ICD), interpremolar distance (IPD) pada maksila antara laki- laki dan perempuan secara statistic signifikan dengan p < 0.05. Persamaan diskriminan fungsi metode konvensional [Jenis kelamin = -24.559 + 2.229 (MD 21) + 0.003 (ICD) + 0.153 (IPD) dan metode digital [Jenis kelamin = -23.525 + 2.250 (MD 21) - 0.104 (ICD) + 0.217 (IPD)] untuk determinasi jenis kelamin. Kesimpulan: STGM dapat digunakan untuk analisis bekas gigitan, analisis odontometrik menggunakan metode konvensional dan digital dapat digunakan dan terdapat perbedaan ukuran yang signifikan antara jenis kelamin.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.SPs.IF 09 - 23 Put d
Uncontrolled Keywords: Odontologi forensik, Odontometrik, Determinasi jenis kelamin, Teledentistry
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > S2 Ilmu Forensik
Creators:
CreatorsNIM
PUTRI KARTIKA DUSAK, -NIM092014653010
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMIEKE SYLVIA MARGARETTA A R, -NIP195103151978022001
UNSPECIFIEDHARYONO UTOMO, -NIP196001222018067101
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 02 Jun 2026 05:45
Last Modified: 02 Jun 2026 05:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141705
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item