Hubungan Gangguan Fungsi Organ dan Status Gizi dengan Mortalitas Pasien HIV/AIDS di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Soetomo

RENTHA MONICA SIMAMORA, - (2022) Hubungan Gangguan Fungsi Organ dan Status Gizi dengan Mortalitas Pasien HIV/AIDS di Ruang Rawat Inap RSUD dr. Soetomo. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (258kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (51kB)
[img] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/wplib/

Abstract

"Latar Belakang : Angka kejadian dan mortalitas HIV/AIDS tetap tinggi setiap tahunnya di Indonesia meski telah dilakukan berbagai upaya pencegahan dan pengobatan. Patogenesis HIV dalam tubuh penderita berupa kerusakan progresif dari sel T CD4 yang dapat mempengaruhi fungsi organ dan status gizi. Tujuan : Membuktikan adanya hubungan gangguan fungsi organ dan status gizi terhadap mortalitas pasien HIV AIDS. Metode : Penelitian dilakukan secara kohort retrospektif dengan menggunakan data rekam medik pasien HIV/AIDS rawat inap sejak 1 Januari 2017 sampai 31 Desember 2019. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dilakukan pada sembilan variabel bebas, yaitu gangguan fungsi sistem saraf pusat, gangguan fungsi sistem respirasi, gangguan fungsi sistem kardiovaskular, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi sistem hematologi, gangguan fungsi sistem koagulasi dan status gizi. Variabel yang memenuhi syarat akan disertakan pada analisis multivariat dengan regresi logistik. Hasil : Dari 408 rekam medik pasien HIV AIDS rawat inap RSUD dr. Soetomo, didapatkan angka mortalitas selama perawatan sebesar 31,1 %. Analisis bivariat pada penelitian ini menunjukkan adanya 8 dari 9 variabel yang memiliki hubungan yang bermakna. Analisis multivariat menunjukkan variabel independen yang bermakna terhadap mortalitas pasien HIV AIDS di RSUD dr. Soetomo Surabaya adalah gangguan fungsi sistem saraf pusat (OR 11,625), gangguan fungsi respirasi (OR 7,794), gangguan fungsi kardiovaskular (OR 6,062), gangguan fungsi ginjal (OR 2,646), dan hipoalbuminemia (OR 4,091). Kesimpulan : Pada pasien HIV AIDS yang dirawat inap memiliki prognosis yang lebih buruk secara bermakna bila terjadi gangguan fungsi sistem saraf pusat, gangguan fungsi respirasi, gangguan fungsi kardiovaskular, gangguan fungsi ginjal, dan hipoalbuminemia."

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.PD 11 - 23 Ren h
Uncontrolled Keywords: mortality, HIV AIDS, organ dysfunction, nutritional status
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsNIM
RENTHA MONICA SIMAMORA, -NIM011728026313
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMUHAMMAD VITANATA ARFIJANTO, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 02 Jun 2026 04:51
Last Modified: 02 Jun 2026 04:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141768
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item