MAYANG RETNO PUTRIMASTUTIK, - (2022) NANOENKAPSULASI EKSTRAK METANOL BUNGA LAWANG (Ilicium verum) MENGGUNAKAN PVP (Polyvinyl pirrolydone) DAN PVA (Polyvinyl Alcohol) SERTA UJI TOKSISITAS DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (496kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (47kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Telah dilakukan nanoenkapsulasi ekstrak metanol Illicium verum dengan Polyvinyl Pirrolydone (PVP) dan Polyvinyl Alcohol (PVA) dan uji toksisitas dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Pemanfaatan bahan bioaktif dalam buah bunga lawang pada umumnya dalam bentuk ekstrak. Ekstrak yang masih berbentuk cair memiliki beberapa kelemahan, seperti tidak tahan terhadap perubahan kondisi lingkungan dan pemanfaatan yang masih terbatas. Oleh karena itu teknik nanoenkapsulasi adalah cara alternatif yang bisa digunakan. Matriks dari penelitian ini menggunakan PVA dan PVP yang bertujuan untuk memaksimalkan drug delivery agent dari komponen bioaktif Illicium verum. Optimasi kondisi nanokapsul bertujuan untuk menentukan perbandingan terbaik antara ekstrak dan matriks. Perbandingan yang digunakan yaitu 1:1, 1:2 dan 1:4. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat nanokapsul dengan perbandingan terbaik dilakukan formulasi I. verum dengan PVA (Iva-NPs) dan I. verum dengan PVP (Ivp-NPs, .mengetahui stabilitas ekstrak serta nanokapsul terhadap perubahan pH, suhu, dan garam, karakterisasi dengan FTIR dan TGA, dan uji toksisitas dengan metode BSLT. Uji stabilitas terhadap perubahan pH, suhu dan garam menunjukkan nanokapsul lebih stabil daripada ekstrak. Nanokapsul lebih tahan terhadap pH, suhu dan garam daripada ekstrak itu sendiri. Secara umum Iva-NPs memiliki release yang lebih baik dibandingkan Ivp-NPs pada semua tingkat pH. Pengujian terhadap ekstrak metanol buah I. verum, Iva-NPs dan Ivp-NPs masing-masing menunjukkan harga LC50 sebesar 99,89; 89,08; dan 70,710 ppm, sehingga dapat dikatakan bahwa ekstrak metanol buah I. verum serta kedua nanokapsul bersifat toksik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.K 34 - 23 May n | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | nanoencapsulation, PVA, PVP, Illicium verum, stability, toxicity | ||||||
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry > QD1-999 Chemistry | ||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 05:04 | ||||||
| Last Modified: | 02 Jun 2026 05:04 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141771 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


