Gaya Hidup Fandom NCT: Studi Fenomenologi Pada Remaja Putri di Kota Mojokerto

MEUTHIA AQIILAH SALSABILA (2022) Gaya Hidup Fandom NCT: Studi Fenomenologi Pada Remaja Putri di Kota Mojokerto. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071811433101_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (949kB)
[img] Text (BAB I)
071811433101_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
071811433101_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Studi ini mengkaji mengenai makna pengalaman para fangirl boy group NCT yang berada di Kota Mojokerto dengan perspektif fenomenologi yang digunakan untuk lebih memahami bagaimana arti peristiwa dan pengalaman yang pernah dialami dan dirasakan oleh para fangirl. Gaya hidup yang telah memasuki perkembangan jaman membuat para penikmatnya menjadi ingin terus-menerus menciptakan pembaharuan dalam mengikuti setiap hal yang disajikan, yang akhirnya menciptakan makna atau arti diantaranya. Dengan bermacam-macam model pilihan yang ditawarkan, hal ini pun pada akhirnya dapat memicu perilaku konsumsi berkelanjutan, yang artinya terus-menerus mengonsumsi sesuatu hal yang memiliki manfaat yang sama. Chaney menyebutkan bahwasannya gaya hidup merupakan sebuah ‘alat’ pembeda individu satu dengan yang lainnya. Hal ini pun juga dapat digunakan sebagai suatu cara dalam mendefinisikan sikap, nilai, status, maupun posisi seseorang dalam kelompok masyarakat tertentu. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Kota Mojokerto dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Informan yang diwawancarai secara mendalam sebanyak lima informan yang terdiri dari mahasiswa maupun fresh graduate yang berasal dari berbagai kelas sosial. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan juga pengumpulan data sekunder. Dalam studi ini, teori yang digunakan untuk menganalisa makna gaya hidup fangirl NCT yaitu teori gaya hidup yang dikemukakan oleh David Chaney dan teori fetisisme komoditas oleh Theodor Adorno. Melalui penelitian ini pun menunjukkan bahwasannya para fangirl NCT memiliki kesamaan dan juga perbedaan dalam hal pengalaman, pengetahuan, jumlah kepemilikan akan komoditas, hingga cara mereka dalam mengartikan setiap tindakan yang dilakukannya, oleh karena itu dapat dikategorikan menjadi fangirl FOMO, fangirl enjoyer, dan fangirl kreator. Selain menggunakan merchandise sebagai sebuah tanda dalam menciptakan citra diri, para fangirl NCT pun memanfaatkan adanya komoditas ini sebagai sebuah cara untuk memanajemen stres mereka dengan menukarnya menjadi pengalaman yang membuatnya bersemangat kembali—yang mana hal ini bertujuan untuk mencapai kepuasan (satisfaction) maupun kenikmatan (pleasure).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.S 45 - 23 Meu g
Uncontrolled Keywords: Lifestyle, Consumption, Commodity Meaning, K-Pop Fangirl
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2042-2044 Life style
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ793-799.2 Youth. Adolescents. Teenagers
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
MEUTHIA AQIILAH SALSABILANIM071811433101
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorRATNA AZIS PRESTYONIDN198701102015042001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 02 Jun 2026 06:51
Last Modified: 02 Jun 2026 06:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141784
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item