Ayu Komang Ria Trie Dewi Pinatih, - (2022) Pemetaan Parasit Gastrointestinal Pada Babi di Bali Berdasarkan Letak Geografis, Umur, dan Sistem Pemeliharaan. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN I)
061924253002 HALAMAN I.pdf Download (493kB) |
|
|
Text (BAB I)
061924253002 BAB I.pdf Download (168kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
061924253002.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parasit gastrointestinal yang menginfeksi saluran pencernaan pada babi di Provinsi Bali. Sampel yang diteliti sebanyak 217 feses babi yang diperoleh dari empat kabupaten yang berbeda : Kabupaten Jembrana (50 sampel), Buleleng (67 sampel), Gianyar (50 sampel) dan Tabanan (50 sampel). Sampel feses diambil dalam keadaan segar kemudian dibagi dua, satu disimpan dalam pot sampel yang berisi kalium dichcromate 2,5% untuk pemeriksaan protozoa dan satu disimpan dalam pot sampel yang berisi formalin 10%. Sampel diperiksa secara mikroskopis untuk mengetahui adanya telur cacing, kista atau ookista pada protozoa berdasarkan morfologi dan ukurannya menggunakan metode natif, sedimentasi, apung dan McMaster. Parameter yang diukur adalah letak geografis, umur dan sistem pemeliharaan babi. Hasil penelitian menunjukkan dari 217 sampel feses babi di Provinsi Bali didapatkan 210 sampel (96%) terinfeksi protozoa dan 214 sampel (98%) terinfeksi helminth. Prevalensi infeksi yang didapatkan setelah dilakukan identifikasi adalah Eimeria sp. (94%); Strongyloides sp. (67%); Trichuris suis (63%); Ascaris suum (28%); Entamoeba sp. (23%); Oesophagostomum sp. (9%); Isospora suis (4%); Balantidium sp., (3%); Macracanthorhyncus sp. (2%) dan Hyostrongylus sp. (0,5%). Hasil analisis regresi pohon didapatkan letak geografis dan umur tidak berhubungan terhadap derajat infeksi tetapi sistem pemeliharaan signifikan berhubungan terhadap derajat infeksi (P<0,05). Pada Kabupaten Jembrana, Gianyar dan Tabanan mayoritas peternak sudah beralih menggunakan sistem pemeliharaan semi intensif dibandingkan Kabupaten Buleleng masih menggunakan sistem pemeliharaan secara tradisional. Kesimpulannya adalah parasit gastrointestinal berhasil teridentifikasi pada babi di Provinsi Bali dengan hasil prevalensi dan derajat infeksi yang dipengaruhi sistem pemeliharaan pada setiap kabupaten berbeda.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK T.FKH.PKV 01 - 23 Ayu p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Parasit gastrointestinal, sistem pemeliharaan, babi, Bali | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals |
|||||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan > Ilmu Penyakit dan Kesehatan Masyarakat Veteriner | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 11:55 | |||||||||
| Last Modified: | 02 Jun 2026 11:55 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141795 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


