Efektivitas Penambahan Silase Jeroan Ikan Dan Fermentasi Ampas tebu Terhadap Biomassa Dan Populasi Cacing Sutra (Tubifex tubifex)

HERNIK ISMAWATI (2022) Efektivitas Penambahan Silase Jeroan Ikan Dan Fermentasi Ampas tebu Terhadap Biomassa Dan Populasi Cacing Sutra (Tubifex tubifex). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
141811133014_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (360kB)
[img] Text (BAB I)
141811133014_BAB I.pdf

Download (345kB)
[img] Text (FULLTEXT)
141811133014_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Cacing sutra (Tubifex tubifex) merupakan jenis pakan alami yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan larva ikan baik ikan hias maupun konsumsi. Cacing sutra hidup didasar perairan dengan aliran air tenang, hidup bergerombol, mudah berkembangbiak dan pertumbuhan cepat. Ketersediaan cacing sutra saat ini masih kurang. Banyaknya permintaan cacing sutra belum diimbangi oleh ketersediaan dari pembudidaya yang hanya mampu memenuhi 35-37% dari permintaan pasar. Cacing sutra tidak tersedia sepanjang tahun, terutama pada musim hujan karena akan terbawa arus akibat curah hujan yang tinggi. Budidaya cacing sutra dapat manfaatkan limbah menjadi meningkatkan nutrisi antara lain protein, karbohidrat, nitrogen, karbon dan mengatasi pencemaran lingkungan. Silase jeroan ikan patin dan fermentasi ampas tebu dikombinasikan salah satu cara yang dapat dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian silase jeroan ikan patin dan fermentasi ampas tebu untuk terhadap biomassa dan populasi cacing sutra (Tubifex tubifex) dan mengetahui dosis yang sesuai untuk terhadap biomassa dan populasi cacing sutra (Tubifex tubifex). Metode yang digunakan pada penelitian ini ada eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diberikan antara lain Lumpur Sawah 413 gram (100%), Lumpur Sawah 206,5 gram + 75% silase jeroan ikan + 25% fermentasi ampas tebu, Lumpur Sawah 206,5 gram + 50% silase jeroan ikan + 50% fermentasi ampas tebu, Lumpur Sawah 206,5 gram + 25% silase jeroan ikan + 75% fermentasi ampas tebu, masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak lima kali. Analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dilanjutkan dengan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puncak tertinggi biomassa cacing sutra dengan media budidaya lumpur sawah 206,5 gram + 25% silase jeroan ikan + 75% fermentasi ampas tebu dengan rerata sebesar 22,25 gram dan biomassa terendah dihasilkan pada media 406 gram (100%) lupur sawah dengan rerata sebesar 7,15 gram. Populasi cacing sutra tertinggi pada media lumpur sawah 206,5 gram + 25% silase jeroan ikan + 75% fermentasi ampas tebu didapat 6.651 ind, populasi terendah pada media 406 gram (100 %) lumpur sawah dengan rerata 2.263 ind.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A 39 - 23 Her e
Uncontrolled Keywords: silk worms, fish offal silage, bagasse fermentation, absolute biomass, absolute population.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
HERNIK ISMAWATINIM141811133014
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLAKSMI SULMARTIWINIDN197203021997022001
Thesis advisorNINA NURMALIA DEWINIDN199209232019032026
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 03 Jun 2026 02:35
Last Modified: 03 Jun 2026 02:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141812
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item