Komposisi Mikroalga di Perairan dan Sedimen Ekosistem Mangrove Wonorejo Surabaya - Jawa Timur

AJENG ANGGRAENI, - (2022) Komposisi Mikroalga di Perairan dan Sedimen Ekosistem Mangrove Wonorejo Surabaya - Jawa Timur. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (563kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (110kB)
[img] Text (FULL TEXT)
full text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Ekosistem mangrove merupakan area yang menyimpan kandungan karbon terpadat di daerah tropis tiga kali lebih besar dari rata-rata karbon per hektar di area hutan tropis daratan. Kandungan karbon sebanyak 78% tersimpan di dalam tanah, 20% di pohon, akar, atau biomassa dan 2% karbon terdapat dipohon mati atau tumbang. Selain karbon, adapun unsur hara yang terkadung diantaranya yaitu nitrogen, fosfor dan silikat. Hal tersebut dapat menunjang pertumbuhan produsen primer seperti mikroalga. Mikroalga yang terdapat di sedimen disebut mikrofitobentos (MPB) dan yang berada di perairan disebut fitoplankton. Mikroalga ini diketahui eksistensinya secara melimpah dan memiliki kontribusi besar dalam ekosistem. Penelitian ini bertujuan sebagai penelitian dasar terkait mikroalga di perairan dan sedimen, sehingga dapat memberikan informasi tentang kelimpahan dan jenis-jenis mikroalga yang terdapat di ekosistem mangrove Wonorejo Surabaya sehingga dapat diklasifikasikan berdasarkan produktivitas ekosistem. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode purposive sampling untuk menentukan titik pengambilan sampel dengan parameter utama yang diamati adalah kelimpahan dan jenis-jenis mikroalga di setiap stasiun. Parameter penunjang yang diamati adalah kandungan klorofil a, kandungan nutrien seperti ammonia, fosfat, nitrat, nitrit dan silikat, kualitas air diantaranya pH, dissolve oxygen, salinitas, potensi oksidasi reduksi, suhu dan intensitas cahaya. Analisis data menggunakan Canonical correlation analysis (CCA) untuk mengetahui korelasi diantara parameter utama dan pendukung tersebut. Hasil penelitian menunjukan nilai kelimpahan mikroalga di perairan berkisar 76,560– 246,400 sel mL-1, dan di sedimen berkisar 264 x 104 – 1,047.2 x 104 sel mL-1. Spesies yang selalu muncul di perairan yaitu Coscinodiscus sp., Navicula sp., Nitzschia sp. dan Tabellaria sp., namun Tabellaria sp. tidak menempati total kelimpahan spesies yang tinggi. Sedangkan, spesies Navicula sp. dan Synedra sp. selalu muncul pada setiap stasiun sedimen. Berdasarkan indeks dominansi (D) tidak ada jenis yang mendominasi di perairan maupun di sedimen, nilai indeks dominansi berkisar 0.13 - 0.17 dan 0.14 - 0.25. Indeks keanekaragaman (H’) pada perairan berkisar 1.83 - 2.15 dan 1.99 - 2.11 pada sedimen. Indeks keseragaman (E) pada perairan berkisar 0.17 - 0.83 dan 0.81 - 0.96 pada sedimen. Berdasarkan hasil kelimpahan dan nilai indeks, menunjukkan bahwa perairan ekosistem mangrove Wonorejo tergolong oligotrofik."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A 28 - 23 Aje k
Uncontrolled Keywords: Microalgae, MPB, abundance, diversity index (H'), equitability index (E), dominance index (D), water quality parameters
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
AJENG ANGGRAENI, -NIM141811133010
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorENDANG DEWI MASITHAH, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 03 Jun 2026 03:15
Last Modified: 03 Jun 2026 03:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141823
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item