Variasi Konsentrasi Boron Pada Elektroda Boron-Doped Diamond (BDD) Untuk Aplikasi Sensor Elektrokimia Ciprofloxacin

ILMI NUR INDRIANI SAVITRI, - (2022) Variasi Konsentrasi Boron Pada Elektroda Boron-Doped Diamond (BDD) Untuk Aplikasi Sensor Elektrokimia Ciprofloxacin. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
081811533013-HAL JUDUL.pdf

Download (380kB)
[img] Text (BAB 1)
081811533013-BAB 1.pdf

Download (48kB)
[img] Text (FULLTEXT)
081811533013.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Ciprofloxacin (CIP) merupakan salah satu antibiotik golongan fluorokuinolon berspektrum luas yang dapat melawan bakteri g positif dan g negatif. Penggunaan CIP yang meluas dapat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri, yang mengakibatkan masalah bagi kesehatan dan lingkungan. Elektroda boron-doped diamond (BDD) telah dikembangkan sebagai sensor voltammetry ciprofloxacin. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh variasi konsentrasi boron (0,1; 0,5; dan 1%) pada elektroda BDD untuk aplikasi sensor ciprofloxacin. Hasil karakterisasi raman menunjukkan bahwa ketiga elektroda BDD tidak mengandung pengotor karbon sp2. Selain itu, hasil karakterisasi cyclic voltammetry menunjukkan semakin meningkat kandungan boron, maka jendela potensial semakin kecil. Ciprofloxacin bersifat elektroaktif dan cincin piperazine dalam strukturnya dapat teroksidasi secara elektrokimia pada permukaan elektroda, sehingga perilakunya dapat diamati dengan teknik elektroanalitik. Elektroda BDD berfungsi sebagai elektroda kerja, platina sebagai elektroda pendukung dan Ag/AgCl dalam KCl jenuh sebagai elektroda pembanding menggunakan metode square wave voltammetry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batas deteksi elektroda BDD 0,1%, 0,5% dan 1% berturut-turut sebesar 0,53 ?M, 0,43 ?M, dan 0,17 ?M, sedangkan batas kuantitasi sebesar 1,78 ?M 1,44 ?M dan 0,59 ?M dalam rentang pengukuran 30–100 µM. Hasil sensitivitas diperoleh masing-masing elektroda yaitu 0,28, 0,18 0,37(?A/?M). %RSD juga diperoleh berturut-turut adalah 1,46%, 3,23% dan 1,77%. Metode penentuan ciprofloxacin diterapkan dalam tablet ciprofloxacin, air limbah dan sampel susu. Didapatkan %recovery berada di rentang 85%–110%. Dari hasil penelitian, elektroda BDD 1% menunjukkan hasil paling baik dan efisien sehingga lebih direkomendasikan untuk penentuan senyawa antibiotik ciprofloxacin.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.K 01 - 23 Ilm v
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Creators:
CreatorsNIM
ILMI NUR INDRIANI SAVITRI, -NIM081811533013
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorGANDEN SUPRIYANTO, -NIDN0028126802
Thesis advisorPRASTIKA KRISMA JIWANTI, --
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 03 Jun 2026 03:26
Last Modified: 03 Jun 2026 03:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141830
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item