Muhammad Ilham Mahrudin Zamzam (2022) Pertanggungjawaban Hukum Atas Kebocoran Dan Kehilangan Rekam Medis Elektronik. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
031811133140_003 HAL I.pdf Download (461kB) |
|
|
Text (BAB 1)
031811133140_003 BAB 1.pdf Download (192kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
031811133140_003.pdf Download (887kB) |
Abstract
"Dunia kesehatan pada saat ini sudah sangat berkembang secara pesat, salah satunya adalah mulai dikembangkannya sistem pelayanan kesehatan menggunakan teknologi komunikasi dan informasi (e-health). Transformasi dunia kesehatan tersebut juga diikuti dengan perkembangan bentuk rekam medis yang semula hanya berbentuk tertulis (konvensional) kini dapat pula berbentuk rekam medis elektronik. Penggunaan rekam medis elektronik berakibat pada hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan hukum tentang siapa pihak yang harus bertanggungjawab apabila terjadi kehilangan atau kebocoran data pada rekam medis. Sehingga rumusan masalah dalam tulisan ini adalah tentang kualifikasi kebocoran maupun kehilangan data rekam medis sebagai tindak pidana sekaligus analisis hukum mengenai pertanggungjawaban hukum terhadap peristiwa tersebut. Menarik untuk dikaji dan dianalisis mengenai perlindungan hukum bagi para pihak yang bersinggungan dengan pelayanan kesehatan terkait kerahasiaan dan penyimpanan rekam medis elektronik yang aman. Metode penelitian yang digunakan dengan melakukan pendekatan menggunakan peraturan perundang-undangan secara konseptual dapat menjadikan suatu hasil analisis yang mendalam antara konsep dengan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa terdapat urgensitas pada perlindungan rekam medis sebab pada rekam medis memiliki unsur-unsur yang sangat penting sehingga kesimpulan skripsi ini adalah dapat diketahui bahwasanya terhadap pelanggaran yang terjadi pada rekam medis dapat mengakibatkan seseorang atau pihak yang bersangkutan dijatuhi hukuman pidana maupun perdata sekaligus administratif dikarenakan pelanggaran tersebut dapat menimbulkan kerugian bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Sehingga saran yang dapat diberikan dari analisis skripsi ini iala mendorong negara untuk segera melakukan pengesahan pengaturan yang terintegrasi yang dapat memberikan jaminan dan perlindungan hukum bagi kerahasiaan data pada umumnya dan kerahasiaan rekam medis pada khususnya. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FH.83/22 Muh p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | "Rekam Medis Elektronik, e-health, Kebocoran, Kehilangan " | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3601-3611 Medical legislation K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure |
||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 04:55 | ||||||
| Last Modified: | 03 Jun 2026 04:55 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141853 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


