Tindakan Tidak Memberikan Pertolongan Pertama Dalam Keadaan Gawat Darurat Pada Masa Pandemi Covid-19

Noering Ratu Fatheha Fauziah Sejati (2022) Tindakan Tidak Memberikan Pertolongan Pertama Dalam Keadaan Gawat Darurat Pada Masa Pandemi Covid-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031811133082 HAL I.pdf

Download (282kB)
[img] Text (BAB 1)
031811133082 BAB 1.pdf

Download (87kB)
[img] Text (FULLTEXT)
031811133082.pdf
Restricted to Registered users only

Download (760kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

19 ditetapkan pemerintah sebagai bencana nonalam. Keadaan ini menyebabkan fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit kesulitan dalam memenuhi kewajiban memberikan pertolongan pertama terlebih pada pasien dalam keadaan gawat darurat. Hal ini disebabkan keterbatasan sumber daya manusia, sarana, bangunan, dan fasilitas kesehatan yang ada di rumah sakit akibat meningkatnya kasus konfirmasi COVID-19. Namun pada praktiknya terdapat alasan lain yang menjadi alasan kesengajaan rumah sakit untuk tidak memberikan pelayanan gawat darurat dikarenakan alasan internal rumah sakit untuk menjaga citra rumah sakit tetap baik. Penting untuk dianalisis tindakan tidak memberikan pertolongan pertama dalam keadaan gawat darurat pada masa pandemi COVID-19 dapat dikualifikasi sebagai tindak pidana serta apakah dapat serta merta dikenakan pertanggungjawaban bagi pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan atas tindakan tersebut. Dalam menjawab permasalahan tersebut, digunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, dihasilkan penelitian bahwa tindakan tidak memberikan pertolongan pertama dalam keadaan gawat darurat termasuk kualifikasi tindak pidana sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 190 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan apabila terdapat kesengajaan bagi rumah sakit untuk tidak memberikan pertolongan pertama, sedangkan dalam hal rumah sakit memiliki keterbatasan pelayanan kesehatan maka bukan sebagai tindak pidana. Pertanggungjawaban pidana dapat dikenakan pada pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan apabila terdapat kesengajaan untuk tidak memberikan pertolongan pertama dalam keadaan gawat darurat pada masa pandemi COVID-19.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FH.77/22 Noe t
Uncontrolled Keywords: corona virus disease 2019 (COVID-19), gawat darurat, pertanggungjawaban pidana, pertolongan pertama.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Noering Ratu Fatheha Fauziah SejatiNIM 031811133082
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorASTUTIK196803031992032002
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 04 Jun 2026 06:09
Last Modified: 04 Jun 2026 06:09
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141865
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item