RIZALDO BAGOES DINATHA, - (2022) EFEKTIVITAS FOTOTERAPI INTENSIF DAN TRANSFUSI TUKAR PADA NEONATUS CUKUP BULAN DENGAN HIPEBILIRUBINEMIA BERAT(TELAAH SISTEMATIS - META ANALISIS). Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN I)
012015653136 HALAMAN I.pdf Download (375kB) |
|
|
Text (BAB I)
012015653136 BAB I.pdf Download (50kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
012015653136.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK TELAAH SISTEMATIS META ANALISIS EFEKTIVITAS FOTOTERAPI INTENSIF DAN TRANSFUSI TUKAR PADA NEONATUS CUKUP BULAN DENGAN HIPERBILIRUBINEMIA BERAT Rizaldo Bagoes Dinatha, Martono Tri Utomo, Bagus Setyoboedi Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga/ RSUD Dr.Soetomo, Surabaya-Indonesia Latar belakang: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bukti ilmiah terkait perbandingan efektivitas fototerapi intensif dan transfusi tukar pada neonatus cukup bulan dengan hiperbilirubinemia berat dengan menggabungkan hasil dari studi yang berbeda. Metode: Kami melakukan tinjauan sistematis dan meta analisis artikel asli dari 2000-2022, yang mengevaluasi perbandingan efektivitas fototerapi intensif dan transfusi tukar pada neonatus hiperbilirubinemia berat. Meta analisis ini menggunakan literatur online yang bersumber dari Pubmed dan Google Scholar Hasil: Terdapat 1747 artikel setelah dilakukan pencarian secara acak. Sepuluh non RCT memenuhi kriteria inklusi. Artikel yang digunakan artikel terkait penelitian klinis yang membandingkan fototerapi intensif dan transfusi tukar dalam hal penurunan kadar bilirubin, durasi perawatan, dan tingkat mortalitas serta efek samping berupa serum elektrolit imbalance dan trombositopenia. Berdasarkan hasil analisis, tidak terdapat perbedaan signifikan terkait efektivitas penurunan kadar bilirubin 1,13 (95% CI: 0,30; 4,22), P = 0,85, durasi perawatan 0,71 (95% CI: 0,30; 1,68), P = 0,44). Perbedaan signifikan ditemukan pada tingkat mortalitas 0,11 (95% CI: 0,02; 0,58), P = 0,010, efek samping serum elektrolit imbalance 0,02 (95% CI: 0,01; 0,06), P < 0,00001, dan trombositopenia 0,04 (95% CI: 0,01; 0,20), P < 0,0001 yang menunjukkan transfusi tukar memiliki insiden yang lebih tinggi dibandingkan fototerapi intensif. Kesimpulan: Fototerapi intensif memiliki efektivitas tidak jauh berbeda dalam hal penurunan kadar bilirubin dengan tingkat mortalitas yang lebih rendah dan efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan transfusi tukar pada tatalaksana neonatus cukup bulan dengan hiperbilirubinemia berat. Kata kunci: fototerapi intensif, transfusi tukar, hiperbilirubinemia berat, neonatus cukup bulan
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 46 - 23 Riz e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | fototerapi intensif, transfusi tukar, hiperbilirubinemia berat, neonatus cukup bulan | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics | ||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:46 | ||||||
| Last Modified: | 04 Jun 2026 01:46 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141892 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


