Rafly Zauko Fahrezy, - (2022) Peningkatan Kerusakan Tulang Alveolar Pada Penderita Periodontitis Kronis Akibat Obesitas. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133059_HALAMAN JUDUL.pdf Download (338kB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133059_BAB I.pdf Download (88kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133059_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (924kB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Periodontitis dan obesitas merupakan penyakit yang memiliki hubungan satu sama lain, hormon kortisol yang meningkat pada penderita periodontitis menyebabkan adanya penurunan kadar leptin dan seseorang akan merasa mudah lapar, lalu terdapat penumpukan lemak dan mengakibatkan terjadinya obesitas. Sedangkan pada penderita obesitas memiliki berat badan yang melebihi normal, lalu terdapat gangguan pada organ liver, konsumsi diet tinggi lemak, dan terdapat faktor inflamasi yang dapat memicu terjadinya kerusakan tulang alveolar dan menyebabkan terjadinya periodontitis. Tujuan: Menjelaskan mekanisme obesitas dapat menyebabkan kerusakan tulang alveolar pada penderita periodontitis kronis. Metode Penelitian: sumber pustaka yang digunakan dalam penyusunan artikel melalui beberapa database (Google Scholar, Science Direct, NCBI, dan PUBMED) dengan deskripsi terkait kerusakan tulang alveolar pada penderita periodontitis kronis akibat obesitas. Hasil: Sitokin inflamasi pada penderita obesitas dikaitkan dengan tingkat CRP yang tinggi dan akan menginduksi PGE2 dan MMP yang dapat memicu aktivitas osteoklas. PGE2 akan menginduksi osteoblas dalam memproduksi Receptor activator of nuclear factor k ? -ligand (RANKL). RANKL dan Receptor activator of nuclear factor kappa (RANK) akan mengaktifkan osteoklastogenesis. Hambatan RANKL dengan RANK oleh OPG akan meningkatkan aktivasi dan diferensiasi osteoklas dan akan mengakibatkan kehancuran ligamen periodontal dan menyebabkan terjadinya kerusakan tulang alveolar. Kesimpulan: Kerusakan tulang alveolar pada penderita periodontitis kronis akibat obesitas yang terjadi akibat gangguan pada hepar dan diet tinggi lemak yang mempengaruhi metabolisme tulang serta menyebabkan respon inflamasi lokal. Kondisi obesitas pada akhirnya dapat memperparah terjadinya kerusakan tulang alveolar dengan melalui peningkatan kadar CRP yang merangsang produksi MMP. Namun, sudah banyak penelitian yang mendukung bahwa apabila menurunnya CRP dapat memperbaiki kondisi rongga mulut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK. S. FKG. 119/22 Raf p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kerusakan tulang alveolar, Periodontitis kronis, Obesitas, Sitokin inflamasi | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 03:03 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Jun 2026 03:03 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141914 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


