Biodegradasi Komposit Scaffold Kitosangelatin-Karbonat Hidroksiapatit

Rifayinqa Ruyani Putri, - (2022) Biodegradasi Komposit Scaffold Kitosangelatin-Karbonat Hidroksiapatit. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
0218111133034_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (464kB)
[img] Text (BAB I)
0218111133034_BAB I.pdf

Download (120kB)
[img] Text (FULLTEXT)
0218111133034_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

"Latar belakang: Salah satu komponen utama dalam rekayasa jaringan tulang yaitu scaffold. Scaffold merupakan biomaterial berstruktur 3D yang memiliki sifat fisik yang memadai untuk perbaikan tulang. Penggabungan antara material keramik CHA yang yang berbahan dasar batu kapur dengan polimer alami kitosan dan gelatin secara komposit dapat meningkatkan sifat mekanis yang kuat, biodegradabilitas terkontrol, dengan osteokonduktivitas yang baik untuk menunjukan aktivitas biologis saat perawatan defek jaringan tulang. Pengujian degradasi berfungsi untuk mengetahui berapa lamanya scaffold dapat terurai secara hayati dalam tubuh, untuk membantu sel dalam menghasilkan matriks ekstraseluler. Tujuan: Menganalisis peningkatan laju biodegradasi komposit scaffold K-G:CHA dengan variasi perbandingan (w/w) setelah direndam dengan larutan SBF selama rentang waktu 1, 3, 7, 14, dan 21 hari Metode: Sintesis Scaffold dari kitosan, gelatin dan CHA dengan variasi perbandingan 40:60, 30:70, dan 20:80 (w/w) dengan metode freeze drying 2x24 jam, kemudian dilakukan perendaman pada larutan simulated body fluid selama rentang waktu 1,3,7,14, dan 21 hari. Data penelitian di uji statistic menggunakan uji one way ANOVA welch dan uji Post Hoc Tukey HSD. Hasil: Persentase biodegradasi scaffold K-G:CHA pada setiap variasi perbandingan 40:60, 30:70, dan 20:80 (w/w) pada hari ke-21 yaitu 25.98%, 24.67%, 20.64%. Pada uji one way ANOVA welch didapatkan bahwa p-value kurang dari (p < 0.05), serta uji Post Hoc Tukey HSD yang menunjukkan bahwa terdepat perbedaan yang bermakna pada setiap kelompok perlakuan terhadap variabel waktu penelitian. Simpulan: Variasi perbandingan komposit scaffold K-G:CHA 40:60, 30:70, 20:80 (w/w) meningkat selama rentang waktu 1, 3, 7, 14, dengan persentase biodegradasi paling tinggi pada hari ke-21 sebesar 25.98% pada scaffold K-G:CHA dengan variasi perbandingan 40:60 (w/w). "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK.S. FKG. 120/22 Rif b
Uncontrolled Keywords: Karbonat hidroksiapatit, kitosan, gelatin, scaffold, biodegradation
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Rifayinqa Ruyani Putri, -NIM0218111133034
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDevi Rianti, -NIDN0007096308
Thesis advisorPriyawan Rachamadi, -NIDN0018046009
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 04 Jun 2026 03:23
Last Modified: 04 Jun 2026 03:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/141921
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item