VELIA NOVITA SARI, - (2022) Pengaruh Pemberian Pakan Kombinasi Silase Jeroan Ikan Dan Fermentasi Ampas Tahu Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Populasi Dan Biomassa Cacing Sutra (Tubifex tubifex). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
141811133074-HAL JUDUL.pdf Download (253kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133074-BAB 1.pdf Download (35kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133074.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Cacing Sutra (Tubifex tubifex) merupakan salah satu pakan alami yang sering digunakan dalam budidya ikan. Cacing sutra (Tubifex tubifex) disukai banyak ikan karena memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Penentu keberhasilan budidaya cacing sutra sangat dipengaruhi oleh media kultur yang umumnya adalah lumpur sawah. Lumpur sawah merupakan media hidup cacing sutra di alam (Safrina dkk, 2015), namun kandungan nutrisi yang rendah memerlukan penambahan silase jeroan ikan dan fermentasi ampas tahu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan kombinasi silase jeroan ikan dan fermentasi ampas tahu dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan populasi dan biomassa cacing sutra. Serta untuk mengetahui dosis pakan kombinasi optimal dalam pertumbuhan populasi dan biomassa cacing sutra. Penelitian ini menggunakan perlakuan dosis media pemeliharaan 100% lumpur sawah (kontrol), 75% silase jeroan ikan + 25% fermentasi ampas tahu (P1), 50% silase jeroan ikan + 50% fermentasi ampas tahu (P2), dan 25% silase jeroan ikan + 75% fermentasi ampas tahu (P3). Parameter utama dalam penelitian ini adalah pertumbuhan biomassa dan populasi cacing sutra selama 21 hari pemeliharaan. Sedangkan parameter pendukung dari penelitian ini adalah parameter kualitas air yang meliputi suhu, pH, dan DO. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) 1 faktor. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa biomassa cacing sutra berkisar antara 7,8±0,13d hingga 18,6±0,59a. Sedangkan untuk populasi cacing sutra diperoleh hasil dengan kisaran 3.437±29,62d hingga 8.698±213,89a. Hasil perhitungan biomassa dan populasi yang optimal diperoleh pada perlakuan 3 (25% silase jeroan ikan + 75% fermentasi ampas tahu) dengan nilai biomassa mutlak 18,6 gram dan nilai populasi mutlak 8.698 individu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 15 - 23 Vel p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Cacing sutra, Silase jeroan ikan, Ampas Tahu. | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 03:17 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Jun 2026 03:17 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142034 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


