HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PROLONGED GRIEF DISORDER DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA DEWASA MADYA

EMERALDINE CAHYANING ADJI, - (2022) HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN PROLONGED GRIEF DISORDER DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA DEWASA MADYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
111811133060 HALAMAN I.pdf

Download (184kB)
[img] Text (BAB I)
111811133060 BAB I.pdf

Download (72kB)
[img] Text (FULL TEXT)
111811133060.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Religiusitas dan Prolonged Grief Disorder yang terjadi di masa pandemi COVID-19 pada dewasa madya. Religiusitas memiliki arti sebagai sistem simbol, keyakinan, nilai, dan perilaku yang seluruh komponennya diyakini individu memiliki makna. Religiusitas dalam penelitian ini dibagi menjadi lima dimensi yaitu intellect, ideologi, public practice, private practice, dan religious experience (Huber & Huber, 2012). Sementara itu, Prolonged Grief Disorder didefinisikan sebagai kesedihan dan kerinduan yang intens terhadap orang yang sudah meninggal, seringkali disertai kepedihan dan penderitaan secara emosional, serta terikat dengan kenangan bersama mendiang hingga mengganggu fungsi kehidupan (Prigerson, 2009). Hipotesis pada penelitian ini yaitu religiusitas berkorelasi secara negatif dengan Prolonged Grief Disorder di masa COVID-19 pada dewasa madya. Penelitian ini dilakukan pada 57 dewasa madya yang pernah kehilangan keluarga dekat (yaitu: orang tua, pasangan, saudara, anak) karena kematian yang disebabkan oleh COVID-19. Peristiwa kematian terjadi setidaknya >12 bulan yang lalu terhitung sejak pengambilan data. Partisipan dikategorikan kedalam 2 kategori yaitu tanpa PGD (N=35) dan dengan PGD (N=30). Tingkat religiusitas diukur menggunakan Centrality of Religiosity Scale (?= 0,770; Huber & Huber (2012)) dan Prolonged Grief Disorder diukur menggunakan Prolonged Grief-13 (?= 0,955; Prigerson & Maciejewski (2021)). Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman’s rho dengan bantuan program Jamovi 1.6.23 for Windows. Hasil analisis data penelitian tidak terdapat hubungan signifikan antara relijiusitas dengan Prolonged Grief Disorder yang terjadi di masa pandemi COVID-19 pada dewasa madya (p= 0,236). Saran bagi penelitian selanjutnya untuk menambah jumlah sampel agar lebih representatif dan mempertimbangkan faktor-faktor lain terkait PGD.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.Psi 89 - 23 Eme h
Uncontrolled Keywords: COVID-19, Dewasa Madya, Prolonged Grief Disorder, Religiusitas
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF173-175 Psychoanalysis
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
EMERALDINE CAHYANING ADJI, -NIM111811133060
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorATIKA DIAN ARIANA, -NIP198303042006042004
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 05 Jun 2026 03:46
Last Modified: 05 Jun 2026 03:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142044
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item