PRASKA ARWI RESTANTO (2022) Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Prosedur Pemeriksaan CT Scan Di Instalasi Radiologi RSUD Caruban (Studi Kasus Relawan COVID-19 di RSUD Caruban). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
151810383050_HALAMAN JUDUL.pdf Download (762kB) |
|
|
Text (BAB I)
151810383050_BAB I.pdf Download (453kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
151810383050_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pemeriksaan CT-Scan merupakan pemeriksaan penunjang dalam mendiagnosis COVID-19. Tingginya jumlah pemeriksaan CT-Scan selama pandemi COVID-19 dapat meningkatkan risiko penularan COVID-19. Modalitas CT Scan dapat menjadi sumber penularan COVID-19 antara petugas kesehatan dan pasien, maupun antar pasien. Oleh sebab itu diperlukan perubahan dalam melakukan pelayanan radiologi termasuk pada pemeriksaan CT-Scan. Perubahan tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko penularan COVID-19 di lingkungan rumah sakit. Perubahan pelayanan dapat dievaluasi pada prosedur pemeriksaan CT-Scan sebelum pandemi dan selama pandemi COVID-19. Tujuan penulisan laporan ini adalah untuk mengevaluasi dampak pandemi COVID-19 terhadap prosedur pemeriksaan CT-Scan di RSUD Caruban. Kegiatan relawan dilakukan selama bulan Juli hingga September 2021. Metode penulisan laporan yang dilakukan adalah dengan observasi dan wawancara. Hasil laporan menunjukkan bahwa terdapat perubahan dalam prosedur pemeriksaan CT-Scan sebelum pandemi dan selama pandemi COVID-19. Perubahan prosedur CT-Scan meliputi perubahan pada persiapan pasien, diantaranya adanya kebijakan swab antigen, kebijakan penggunaan masker di lingkungan rumah sakit, kebijakan tidak ganti baju pasien, dan penambahan alas plastik sekali pakai pada meja pemeriksaan. Selain itu terdapat perubahan dalam prosedur disinfeksi dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Perubahan persiapan pasien di RSUD Caruban telah sesuai dengan pedoman yang dianjurkan WHO (2020) dan KEMENKES (2020). Pelaksanaan disinfeksi yang dilakukan di RSUD Caruban yaitu disinfeksi udara dengan metode penyemprotan, disinfeksi permukaan, dan disinfeksi alat radiologi telah sesuai dengan panduan KEMENKES (2020). Penggunaan APD bagi radiografer yang meliputi masker N-95, sarung tangan, pelindung wajah, pelindung mata, hazmat, dan pelindung sepatu telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh WHO (2020) dan KEMENKES (2020). Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 memberikan dampak pada prosedur pemeriksaan CT-Scan di RSUD Caruban.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FV.TRP 23 - 23 Pra d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | CT-Scan procedure, radiology, COVID-19 pandemic | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | |||||||||
| Divisions: | 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D4 Teknologi Radiologi Pencitraan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 04:24 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Jun 2026 04:24 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142050 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


