Nanditya Putri Destyananda (2022) Analisis Stakeholder Dalam Program Posyandu Kesehatan Jiwa (Studi Di Desa Bongkot Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang). Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071914353007_HALAMAN JUDUL.pdf Download (966kB) |
|
|
Text (BAB I)
071914353007_BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071914353007_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (16MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis stakeholder yang terlibat, kesenjangan peran stakeholder, dan jalinan hubungan antar stakeholder dalam program posyandu kesehatan jiwa di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kendala yaitu peran stakeholder yang belum optimal dalam pelaksanaan program posyandu kesehatan jiwa di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Hal ini mengakibatkan pelatihan keterampilan kerja tidak berlanjut dan memengaruhi keaktifan Orang Dengan Gangguan Jiwa untuk berobat. Penelitian saat ini menggunakan elaborasi conceptual framework ODA (1995) serta teori stakeholder Reed et al. (2009) sebagai pisau analisisnya. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif, dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat stakeholder yang mempunyai kepentingan secara langsung maupun tidak langsung dengan program posyandu kesehatan jiwa di Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, serta stakeholder yang memiliki kewenangan secara legal dalam pengambilan keputusan. Di mana terdapat keterlibatan pemerintah (Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Puskesmas Dukuhklopo, dan Pemerintah Desa Bongkot), akademisi (Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum), swasta (pelaku usaha potong rambut My Fren), serta masyarakat (kader kesehatan jiwa, Orang Dengan Gangguan Jiwa beserta keluarga). Keterlibatan pemerintah paling mendominasi dalam proses pelaksanaan posyandu kesehatan jiwa. Sementara keterlibatan keluarga selaku orang terdekat dari anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa masih belum maksimal dalam melakukan pendampingan. Hal ini menimbulkan kesenjangan peran stakeholder yang senyatanya dengan seharusnya. Temuan data lainnya di lapangan juga menunjukkan sudah terbangun jejaring kerja sama antar stakeholder walaupun belum dilakukan secara berkala.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FISIP.KP 12 - 23 Nan a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Posyandu, Kesehatan Jiwa, Stakeholder | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine |
|||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Kebijakan Publik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 05 Jun 2026 09:08 | |||||||||
| Last Modified: | 05 Jun 2026 09:08 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142067 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


