Pengaruh Perbedaan Ketebalan Geomembran Terhadap Kadar Air dan NaCl Garam Tradisional

NAZILATUL MAGHFIROH, - (2022) Pengaruh Perbedaan Ketebalan Geomembran Terhadap Kadar Air dan NaCl Garam Tradisional. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
141811233002 HALAMAN I.pdf

Download (248kB)
[img] Text (BAB I)
141811233002 BAB I.pdf

Download (34kB)
[img] Text (FULL TEXT)
141811233002.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia berpotensi sebagai penghasil garam, namun hasil produksi garam di Indonesia masih belum memenuhi jumlah kebutuhan garam nasional. Rendahnya kualitas dan kuantitas garam yang dihasilkan adalah penyebab utamanya. Pembuatan garam di Indonesia umumnya masih menggunakan teknologi secara konvensional, kandungan NaCl yang rendah serta warna garam yang dihasilkan agak gelap. Sehingga perlu adanya penerapan teknologi baru yaitu dengan menggunakan teknologi geomembran jenis HDPE (High Density Polyethylene) yang memiliki ketebalan berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketebalan geomembran terhadap kadar air dan NaCl garam tradisional. Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini menggunakan variasi ketebalan geomembran yaitu ketebalan geomembran 0,1 mm, 0,5 mm dan 1 mm. Data pengujian dalam penelitian ini adalah kadar air, NaCl, Ca2+ dan Mg2+ diperoleh data numerik selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan uji one way ANOVA (Analysis of Variance) dengan menggunakan SPSS (Statistic Product and Service Solutions) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pada setiap perlakuan, kemudian dilakukan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan geomembran berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air dan NaCl pada garam tradisional, namun berpengaruh nyata terhadap kadar Ca2+ dan Mg2+ (p<0,05). Hasil uji kadar air terbaik adalah P3 ( 2,68% ) sedangkan hasil uji kadar NaCl terbaik adalah pada P3 ( 94,92 %). Parameter kadar air memenuhi syarat SNI 4435 : 2017 bahan baku untuk konsumsi beriodium. Namun beberapa sampel garam belum memenuhi standar SNI mengenai kadar NaCl.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.THP 47 - 23 Naz p
Uncontrolled Keywords: Garam Tradisional, Geomembran, Kadar NaCl
Subjects: Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan
Creators:
CreatorsNIM
NAZILATUL MAGHFIROH, -NIM141811233002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMOCHAMMAD AMIN ALAMSJAH, -NIM197001161995031002
Thesis advisorDWI YULI PUJIASTUTI, -NIM199207232018032001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 09 Jun 2026 01:22
Last Modified: 09 Jun 2026 01:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142137
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item