Hubungan Food Taboo dan Tingkat Konsumsi Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil

Rinda Istiqumilaily (2022) Hubungan Food Taboo dan Tingkat Konsumsi Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811535031_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
101811535031_BAB I.pdf

Download (129kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811535031_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kejadian anemia pada ibu hamil tidak hanya dapat membahayakan kondisi kesehatan ibu, namun juga dapat membahayakan kondisi kehamilan yang berdampak pada janin yang dikandungnya. Terjadinya anemia pada ibu hamil disebabkan karena kurang optimalnya pemenuhan zat gizi terutama zat besi pada ibu hamil, hal tersebut yang dapat menghambat proses pertumbuhan serta perkembangan janin. Pemenuhan kecukupan zat besi ibu hamil dapat dipengaruhi oleh adanya kepercayaan ibu hamil terhadap food taboo yang dimana terdapat beberapa makanan yang dipercaya oleh ibu hamil yang harus dihindari selama masa kehamilannya. Selain itu, tingkat kecukupan konsumsi zat besi pada ibu hamil juga dapat mempengaruhi terjadi anemia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara food taboo dan tingkat konsumsi zat besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Puskesmas Paspan Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional atau potong lintang. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 ibu hamil. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawacara menggunakan kuisioner Food Recall 2x24 jam sedangkan data sekunder didapatkan melalui data Ekohort Ibu Hamil Puskesmas Paspan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 81,9% ibu hamil mengalami anemia. Hasil uji statistik menggunakan uji chi-square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan food taboo terhadap kejadian anemia pada ibu hamil (p=0,055) dan terdapat hubungan antara tingkat konsumsi zat besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil (p=0,03). Kesimpulan dari penelitian ini adalah food taboo tidak berhubungan dengan kejadian anemia, sedangkan tingkat konsumsi zat besi berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.PDD 19 - 23 Rin h
Uncontrolled Keywords: Food Taboo, Tingkat Konsumsi Zat Besi, Anemia Ibu Hamil
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Rinda IstiqumilailyNIM101811535031
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSiti Rahayu NadhirohNIDN0031057506
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 09 Jun 2026 03:01
Last Modified: 09 Jun 2026 03:01
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142158
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item