M. GIANO FADHILAH, - (2022) Analisis Ketersedian Plankton Di Habitat Alami Benih Lobster (Panulirus spp.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
141811133072-HAL JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
141811133072-BAB 1.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133072.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Lobster merupakan komoditas perikanan penting di Indonesia karena memiliki harga yang tinggi sehingga lobster banyak dicari dan ditangkap. Salah satu permasalahan dalam upaya mengembangkan lobster adalah pembenihan. Produksi benih lobster saat ini masih bergantung kepada ketersedaian benih di alam yang jika dapat berdampak terhadap stok benih di alam menjadi habis. Dalam upaya melakukan pembenihan hal yang harus diperhatikan adalah aspek biologi seperti aspek pakan alami dan proses predasi lobster pada saat larva maupun postlarva yang terjadi di alam. Ketergantungan hidup dan pertumbuhan biota laut seperti ikan, kepiting, udang, maupun lobster sangat dipengaruhi oleh ketersediaan plankton dalam perairan sebagai pakan alaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, keanekaragaman, keseragaman, indeks dominansi plankton apa saja yang terdapat pada habitat alami lobster, dan potensi plankton sebagai pakan alami lobster. Pengambilan sampel yang dilakukan pada Pantai Tawang dan Pantai Karanggongso dibagi menjadi tiga titik pengambilan sampel, dimana di setiap titik sampling dibagi menjadi 3 kedalaman yaitu 0 m (Permukaan), 2,5 meter, 5 meter, dan dasar perairan. Pengambilan sampel dilakukan pada malam hari. Identifikasi plankton dilakukan dengan dua metode, yaitu identifikasi menggunakan mikroskop dan identifikasi molekuler. Parameter yang diamati adalah jenis, kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman, dan indeks dominansi plankton yang ditemukan. Plankton yang ditemukan di perairan Teluk Prigi Karanggongso yaitu sebanyak 24 genus pada permukaan, 20 genus pada kedalaman 2,5 meter, 17 genus pada kedalaman 5 meter dan 17 genus pada dasar perairan Sedangkan pada perairan Pantai Tawang ditemukan 20 genus di permukaan, 15 genus di kedalaman 2,5 meter, 15 genus di kedalaman 5 meter, dan 16 genus di dasar perairan. Indeks keanekaragaman pada peraiaran karanggongso dan Pantai Tawang tergolong sedang. Indeks keseragaman pada pantai karanggongso dan pantai Tawang tergolong tinggi. Indeks dominansi menunjukan pada kedua lokasi tidak terdapat plankton yang mendominasi. Golongan plankton yang berpotensi sebagai pakan alami benih lobster adalah bachillariophiceae, dinophyceae, gastropoda , dan hexanauplia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 17 - 23 M.Gi a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Lobster, plankton, keanekaragaman, keseragaman, indeks dominansi | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 03:13 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Jun 2026 03:13 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142164 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


