Hubungan Antara Tipe Kejang Demam Dengan Kejadian Epilepsi Lobus Temporal Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya : Studi Retrospektif

Maulana Farid Rizki (2022) Hubungan Antara Tipe Kejang Demam Dengan Kejadian Epilepsi Lobus Temporal Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya : Studi Retrospektif. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011728036304_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011728036304_BAB I.pdf

Download (91kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011728036304_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan : Epilepsi Lobus Temporal merupakan bentuk epilepsi fokal tersering pada dewasa dan umumnya berhubungan dengan riwayat kejang demam. Epilepsi tipe ini cukup sulit untuk diterapi karena sering resisten terhadap Obat Anti Epileptik dan memerlukan lobektomi temporal untuk mencapai pengendalian kejang sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe kejang demam dengan kejadian epilepsi lobus temporal. Metode : Penelitian ini merupakan observasional analitik, secara retrospektif, dengan rancangan case -control study pada pasien epilepsi dengan riwayat kejang demam yang berobat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada bulan Januari tahun 2016 sampai dengan bulan Desember tahun 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis statistik menggunakan uji Chi-square dengan nilai signifikan p<0,05. Hasil : Didapatkan 30 subjek penelitian (15 kelompok kasus dan 15 kelompok kontrol). Pada subjek dengan riwayat kejang demam kompleks, didapatkan 12(80%) dengan epilepsi lobus temporal dan 5(33,3%) dengan epilepsi bukan lobus temporal. Sedangkan, pada subjek dengan riwayat kejang demam sederhana, 3(20%) dengan epilepsi lobus temporal dan 10(66,7%) dengan epilepsi bukan lobus temporal. Hasil analisis statistik didapatkan nilai p=0,01 dan nilai Rasio Odds sebesar 8 (IK 95% 1,52-42,04). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara tipe kejang demam dengan kejadian epilepsi lobus temporal, dimana pasien dengan riwayat kejang demam kompleks lebih berisiko untuk mengalami epilepsi lobus temporal dibandingkan pasien dengan riwayat kejang demam sederhana. Kata kunci : Tipe kejang demam, Epilepsi, Epilepsi lobus temporal

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.N 09 - 23 Mau h
Uncontrolled Keywords: Tipe kejang demam, Epilepsi, Epilepsi lobus temporal
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC475-489 Therapeutics. Psychotherapy
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Neurologi (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
Maulana Farid RizkiNIM011728036304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorWardah Rahmatul IslamiyahNIDN0019057906
Thesis advisorMudjiani BasukiNIDN9907009762
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 09 Jun 2026 03:52
Last Modified: 09 Jun 2026 03:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142182
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item