Galuh Sekar Anggraeni (2022) Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi KB selama Pandemi pada Pelaku Perkawinan Dini di Banyuwangi. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101811535017_HALAMAN JUDUL.pdf Download (413kB) |
|
|
Text (BAB I)
101811535017_BAB I.pdf Download (134kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811535017_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat serius bagi dunia kesehatan, salah satunya yaitu menurunnya partisipasi KB selama pandemi. Tingginya kasus perkawinan dini yang tidak selaras dengan partisipasi KB yang menurun selama pandemi, dapat mengakibatkan masalah lain. Pelaku perkawinan dini termasuk dalam kelompok yang memiliki risiko tinggi pada masa kehamilan hingga persalinan. Keterbatasan selama pandemi menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan partisipasi KB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan partisipasi KB selama pandemi pada pelaku perkawinan dini di Banyuwangi. Metode penelitian ini adalah observasional-analitik dengan rancang studi case control. Penelitian ini dilakukan pada 42 orang pada kelompok kasus (tidak berpartisipasi KB) dan 41 Orang pada kelompok kontrol (berpartisipasi KB) yang dipilih secara acak dari total 345 jumlah populasi yang menikah dini. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner secara langsung kepada responden. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode statistik deskriptif dan chi-square. Hasil analisis chi- square menunjukkan bahwa faktor predisposing selama pandemi yaitu, minat KB selama pandemi, perubahan pendapatan, persepsi risiko dan faktor predisposing umum yaitu, tingkat pengetahuan, ingin hamil, baru melahirkan, dan jumlah anak memiliki hubungan yang signifikan dengan partisipasi KB selama pandemi (p < 0,05). Faktor enabling yaitu ketersediaan fasilitas dan alat KB selama pandemi dan faktor reinforcing yaitu dukungan suami juga memiliki hubungan yang signifikan dengan partisipasi KB selama pandemi pada pelaku perkawinan dini (p < 0,05). Faktor yang paling berhubungan dengan partisipasi KB selama pandemi pada pelaku perkawinan dini adalah faktor persepsi risiko dengan nilai OR sebesar 46,22. Pelaku perkawinan dini yang merasa takut tertular Covid-19, memiliki kemungkinan 46,22 kali lebih besar untuk tidak berpartisipasi KB. Kesimpulannya, faktor predisposing, enabling, dan reinforcing berhubungan secara signifikan dengan partisipasi KB selama pandemi pada pelaku perkawinan dini. Pemerintah dapat menentukan kebijakan terkait penyediaan alat KB dengan harga yang lebih murah serta melakukan pemberantasan hoax terkait informasi Covid-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.PDD 20 - 23 Gal f | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | partisipasi KB, perkawinan dini, pandemi | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ760-767.7 Family size |
||||||
| Divisions: | 17. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam > Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 04:53 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jun 2026 04:57 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142187 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


