NABILATUL FIKRIYAH (2022) Kontrol Sosial di Pondok Pesantren : Studi tentang Kontrol Sosial Internal dan Eksternal Santri Putri di Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah Jombang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071711433050_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
071711433050_BAB I.pdf Download (877kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071711433050_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kontrol sosial merupakan cara yang dilakukan masyarakat untuk menjaga ketertiban. Travis Hirschi mempunyai asumsi bahwa individu memiliki kecenderungan untuk tidak patuh pada aturan. Untuk itu perlu adanya kontrol sosial agar mengendalikan individu untuk tidak melakukan penyimpangan. Keluarga berperan penting untuk menanamkan nilai dan norma yang merupakan sebuah bentuk dari kontrol orang tua kepada anak. Penelitian ini ingin berfokus mengenai kontrol sosial internal yang dilakukan oleh santri serta kontrol sosial eksternal yang dilakukan oleh pengasuh atau pengurus pondok pesantren. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Darul Falah dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni teori kontrol sosial yang dikemukakan oleh Travis Hirschi, bahwa kontrol sosial internal lebih mempengaruhi tindakan individu dalam mematuhi aturan dibandingkan dengan kontrol sosial eksternal. Terdapat empat elemen kontrol sosial internal yang disebut sebagai ikatan sosial (social bonds), yakni attachment, commitment, involvement, dan belief. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode snowball. Informan dihimpun sebanyak 9 orang yang terdiri dari 7 informan subjek dan 2 informan pendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat kategori kontrol sosial internal santi di Pondok Pesantren Darul Falah yakni: kesadaran diri, tekanan dari orang tua, keinginan mengubah aturan, dan tidak memiliki kepercayaan terhadap aturan di keluarga. Kontrol sosial eksternal di Pondok Pesantren Darul Falah bervariasi. Pondok Pesantren Darul Falah I menerapkan model kontrol sosial represif dan preventif, Pondok Pesantren Darul Falah II (Al-Muhlisin) menerapkan model kontrol sosial preventif, serta Pondok Pesantren Darul Falah V menerapkan model kontrol sosial represif. Kontrol sosial internal dari kesadaran diri yang kuat dan model kontrol sosial eksternal yang tepat dapat menciptakan santri yang patuh pada aturan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.S 48 - 23 Nab k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Social Control, Students, Islamic Boarding Scool | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM661-696 Social control | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 06:41 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jun 2026 06:41 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142192 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


