Hubungan antara Latent Membrane Protein 1 dengan Vascular Endothelial Growth Factor pada Karsinoma Nasofaring

Andri Foris (2022) Hubungan antara Latent Membrane Protein 1 dengan Vascular Endothelial Growth Factor pada Karsinoma Nasofaring. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011728056308_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (974kB)
[img] Text (BAB I)
011728056308_BAB I.pdf

Download (102kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011728056308_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA LATENT MEMBRANE PROTEIN 1 DENGAN VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR PADA KARSINOMA NASOFARING Andri Foris, dr Latar belakang: Progresivitas penderita karsinoma nasofaring (KNF) bervariasi antara satu penderita dibandingkan lainnya. Beberapa indikator yang ada belum dapat secara lengkap memprediksi progresivitas KNF karena etiopatogenesis KNF yang kompleks sehingga diperlukan indikator biomolekuler yang lebih spesifik. Latent membrane protein 1 sebagai onkoprotein utama dari virus Epstein-Barr dan vascular endothelial growth factor yang berperan penting dalam proses angiogenesis tumor berpeluang untuk dijadikan indikator progresivitas KNF. Namun hubungan keduanya masih belum secara jelas dipahami. Tujuan: Untuk menjelaskan hubungan antara ekspresi latent membrane protein 1 dengan ekspresi vascular endothelial growth factor pada karsinoma nasofaring. Penelitian: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode: 20 sampel penelitian dari blok parafin biopsi jaringan penderita KNF tahun 2021 di URJ THT-KL RSUD Dr. Soetomo Surabaya dipilih secara simple random sampling. Ekspresi LMP1 dan VEGF diperiksa dengan teknik pulasan imunohistokimia, menggunakan reagen Anti-LMP1 sc-71023 (Santa Cruz Biotechnology, Inc) dan Anti-VEGF BZ-0820590F-AP (BioEnzy, Inc). Ekspresi LMP1 dan VEGF masing-masing dinilai secara visual menggunakan metode skor menurut Chen, et al. dan Pan, et al. oleh dua konsultan Patologi Anatomik. Dilakukan uji statistik menggunakan Mann-Whitney test untuk menentukan hubungan antara ekspresi LMP1 dengan VEGF. Tingkat kemaknaan 5%. Hasil: Ekspresi LMP1 kuat pada ekspresi VEGF positif kuat didapatkan 6 penderita (30%), ekspresi VEGF positif sedang didapatkan 3 penderita (15%), ekspresi VEGF positif lemah didapatkan pada 3 penderita (15%), dan ekspresi VEGF negatif didapatkan pada 2 penderita (10%). Ekspresi LMP1 lemah pada ekspresi VEGF negatif didapatkan pada 2 penderita (10%), pada ekspresi VEGF positif lemah didapatkan pada 3 penderita (15%), pada ekspresi VEGF positif sedang didapatkan 1 penderita (5%) dan tidak didapatkan ekspresi VEGF positif kuat. Hubungan ekspresi LMP1 dengan ekspresi VEGF menggunakan uji Mann–Whitney mendapatkan hasil bermakna dengan nilai p = 0,049 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara ekspresi LMP1 dengan VEGF pada penderita KNF, yaitu semakin kuat ekspresi LMP1 maka semakin kuat juga ekspresi VEGF pada penderita KNF. Kata kunci: karsinoma nasofaring, LMP1, VEGF, imunohistokimia.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.THT 14 - 23 And h
Uncontrolled Keywords: Karsinoma nasofaring, LMP1, VEGF, Imunohistokimia.
Subjects: R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
Andri ForisNIM011728056308
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMuhtarum YusufNIDN8857900016
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 09 Jun 2026 06:45
Last Modified: 09 Jun 2026 06:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142193
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item