M.FUADILLAH NUGRAHA (2022) STRATEGI PARADIPLOMASI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA TERHADAP INTERNATIONAL COUNCIL OF ORGANIZATIONS OF FOLKLORE FESTIVALS AND FOLK ARTS (CIOFF) PADA KEGIATAN ERAU INTERNATIONAL FOLK AND ARTS FESTIVAL (EIFAF). Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071714553004_HALAMAN JUDUL.pdf Download (783kB) |
|
|
Text (BAB I)
071714553004_BAB I.pdf Download (875kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071714553004_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (727kB) | Request a copy |
Abstract
Tulisan ini membahas mengenai praktik dan tata kelola paradiplomasi di sektor pariwisata yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara. Bergulirnya era reformasi dan globalisasi yang ditandai dengan diberinya kewenangan kepada setiap daerah dengan pelakasnaan disentralisasi memberikan kesempatan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki daerah, beberapa cara dilakukan seperti akselarasi pembangunan dan pengembangan jejaring kerjasama. Erau merupakan salah satu objek pariwisata yang diperkenalkan di tingkat internasional, hal tersebut dilakukan untuk menjaga nilai-nilai kebudayaan daerah yang semakin terkikis sebagai dampak negatife dari globalisasi sehingga menjadi tantangan bagi daerah khususnya Kutai Kartanegara, dalam prakteknya Kutai Kartanegara berkerjasama dengan organisasi internasional dengan mengedepankan prinsip-prinsip paradilpomasi sehingga dampak yang dirasakan tidak hanya terhadap budaya saja tetapi juga terhadap perekonomian daerah. Hal ini mendorong peneliti untuk mengkaji mengenai bagaimana paradiplomasi yang dilakukan oleh Kutai Kartanegara dalam mempertahankan nilai kebudayaan dan ekonomi pada pariewisata ERAU, untuk menjelaskan hal tersebut peneliti membangun kerangka berfikir yang di dalamnya terdapat beberapa konsep, seperti: Tourism Governance dan Tourism Paradiplomacy. Hasil penelitian lapangan dan studi literatur menemukan bahwa paradiplomasi yang dilakukan oleh Kutai Kartanegara menggunakan prinsip bilateral dan multirateral, selain itu terjadi peningkatan pendapatan asli daerah dari kunjungan pariwisata ERAU. Hal ini mendorong daerah untuk melakukan pembangunan infrastruktur pariwisata secara berkala serta membangun image sebagai daerah yang memiliki ecotourism dan culturetourism sehingga dapat menarik para wisatawan untuk datang berkunjung.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FISIP.HI 08 - 23 MFu s | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Paradiplomacy, Tourism, Globalization | |||||||||
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G154.9-155.8 Travel and state. Tourism | |||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 06:58 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Jun 2026 06:58 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142194 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


