TARWIYATUR ROHMAH (2022) Potensi Nanodiamond-Quercetin sebagai Senyawa Anti Kanker dengan Indikator Kadar P53, VEGF dan HIF1a pada Rattus norvegicus yang Diinduksi N-Methyl-N- Nitrosourea. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
081811433082_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
081811433082_BAB I.pdf Download (489kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811433082_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kanker merupakan suatu penyakit yang diakibatkan oleh sel-sel jaringan yang tumbuh dalam tubuh secara tidak normal, sehingga menjadi penyakit kronis. Quercetin merupakan senyawa golongan flavonoid yang memiliki senyawa polifenol yang merupakan agen terapeutik yang efektif melawan berbagai jenis antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konjugasi quercetin dengan nanodiamond sebagai senyawa anti kanker untuk pengobatan kanker usus besar melalui uji in vivo pada tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi N-methyl-n-nitrosourea (MNU) terhadap peningkatan kadar p53, peningkatan kadar vascular endothelial growth factor (VEGF) dan hypoxia inducible factor 1 ? (HIF1?). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan tikus betina sebanyak 24 ekor dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan; KN: kontrol normal, K-: kontrol negatif, K+: kontrol positif, P1: MNU 10 mg/kg BB dan nanodiamond dengan dosis menyesuaikan dengan yang diberikan pada kelompok P3, P2: MNU 10 mg/kg BB dan quercetin 40 mg/kg BB, P3: MNU 10 mg/kg BB dan nanodiamond-quercetin 40 mg/kg BB. Serum darah diisolasi untuk mengukur kadar p53 sedangkan jaringan tumor diisolasi untuk mengukur kadar VEGF dan HIF1? dengan ELISA. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian nanodiamond-quercetin berpengaruh terhadap peningkatkan kadar p53 pada kelompok P3 jika dibandingkan dengan kelompok K- sebesar 169,9 %. Terdapat penurunkan kadar VEGF pada kelompok P3 jika dibandingkan dengan kelompok K- sebesar 27,4 %. Terdapat penurunan kadar HIF1? pada kelompok P3 jika dibandingkan dengan K- sebesar 76,8 %. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian quercetin yang dikonjugasikan dengan nanodiamond dapat berpengaruh terhadap peningkatan kadar p53, penurunan kadar VEGF, dan HIF1? pada R. norvegicus yang diinduksi kanker usus besar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.B 69 - 23 Tar p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Colon cancer, HIF1a, Nanodiamond, p53, Quercetin, VEGF. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 07:27 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Jun 2026 07:27 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142196 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


