ZIDNI ILMA SHOLIHAH, - (2022) PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MIKROALGA Chaetoceros calcitrans DAN DEDAK PADI TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN BIOMASSA Artemia franciscana. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
141811133082 HALAMAN I.pdf Download (478kB) |
|
|
Text (BAB I)
141811133082 BAB I.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
141811133082.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
ZIDNI ILMA SHOLIHAH. Pengaruh Pemberian Pakan Mikroalga Chaetoceros calcitrans dan Dedak Padi Terhadap Kelulushidupan dan Biomassa Artemia franciscana. Dosen Pembimbing Dr. Woro Hastuti Satyantini Ir., M.Si., dan Dr. Laksmi Sulmartiwi S.Pi., M.P. Keberhasilan suatu usaha pengelolaan pembenihan ikan atau udang sangat ditentukan oleh ketersediaan pakan alami yang memadai jumlahnya, tepat ukurannya, dan memiliki nilai gizi sesuai kebutuhan larva. A. franciscana menjadi salah satu pakan alami yang berperan penting dalam usaha pembenihan udang dan ikan di Indonesia. Pakan dedak padi pada budidaya A. franciscana memiliki kandungan protein dan lemak yang rendah sehingga perlu adanya peningkatan nutrisi dengan cara melakukan kombinasi pakan menggunakan C. calcitrans dan pemberian probiotik B. subtilis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan empat perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah pakan C. calcitrans (Kontrol), dedak padi (P1), kombinasi C. calcitrans dan dedak padi (P2) serta kombinasi dedak padi dan probiotik B. subtilis (P3). Parameter utama yang diamati adalah menghitung kelulushidupan dan biomassa A. franciscana. Parameter pendukung yang diamati adalah kualitas air dan analisis proksimat. Analisis data menggunakan ANOVA (Analyze of Variance) dan untuk mengetahui perlakuan terbaik dilanjut dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pemberian pakan berbeda memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kelulushidupan dan biomassa A. franciscana. Kelulushidupan tertinggi pada akhir pemeliharaan terjadi pada perlakuan P0 (82,67%) dan terendah pada P1 (63,11%). Sedangkan biomassa tertinggi terjadi pada perlakuan P2 (1,681 g/L) dan terendah pada perlakuan P1 (0,968 g/L).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 66 - 23 Zid p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Artemia franciscana, Kelulushidupan, Biomassa, Chaetoceros calcitrans, Dedak Padi | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QK Botany > QK1-989 Botany | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Kelautan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Jun 2026 06:01 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Jun 2026 06:01 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142236 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


