Kajian Spasial Pada Risiko Perubahan Iklim Terhadap Bencana Hidrometeorologi Di Kabupaten Mojokerto

Aditya Zulmi Rahmawan (2022) Kajian Spasial Pada Risiko Perubahan Iklim Terhadap Bencana Hidrometeorologi Di Kabupaten Mojokerto. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
091924753001_HALAMAN DEPAN.pdf

Download (945kB)
[img] Text (BAB I)
091924753001_BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text (FULLTEXT)
091924753001_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (33MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Perubahan iklim telah merugikan dan mengganggu kehidupan manusia dengan meningkatkan frekuensi bencana hidrometeorologi. Wilayah perkotaan merupakan wilayah yang paling berisiko terhadap perubahan iklim. Kabupaten Mojokerto yang merupakan salah satu kota sekunder dengan kegiatan pembangunan yang sedang berkembang, karena dipicu adanya bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, kekeringan, angin puting beliung, serta kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini mengungkap kajian spasial pada perubahan iklim terhadap bencana hidrometeorologi di Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan penilaian risiko multibencana. Teknik pengumpulan data dilakukan secara survey, sedangkan analisis data menggunakan analisa deskriptif melalui hasil pemetaan. Setiap variabel dilakukan pemetaan melalui indikator yang telah ditetapkan, meliputi variable bahaya, keterpaparan, sensitivitas, dan kapasitas adaptasi. Setiap variabel mewakili keadaan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang terdapat di Kabupaten Mojokerto. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa perubahan iklim telah terjadi di Kabupaten Mojokerto dengan adanya perubahan suhu udara, curah hujan, dan pergeseran puncak hujan. Melalui pemetaan yang dilakukan juga menunjukkan persebaran potensi risiko perubahan iklim terhadap bencana hidrometeorologi di wilayah ini terdiri sedang hingga sangat tinggi. Kecamatan yang memiliki risiko sangat tinggi adalah Kecamatan Dawarblandong, sedangkan risiko tinggi tersebar di Kecamatan Kemlagi, Gedeg, Mojoanyar, Bangsal, Jatirejo, Gondang, Pacet, Ngoro, untuk risiko sedang yaitu Kecamatan Jetis, Trowulan, Sooko, Puri, Dlanggu, Kutorejo, Mojosari, dan Pungging. Berdasarkan analasis tersebut Kabupaten Mojokerto perlu strategi adaptasi dan mitigasi yang mampu menekan bahaya, sensitivitas, dan keterpaparan, serta meningkatkan kapasitas adaptif penduduk.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.SPs.MB 02 - 23 Adi k
Uncontrolled Keywords: Risiko Perubahan Iklim, Sensitivitas, Keterpaparan, Kapasitas Adaptif, Bencana Hidrometeorologi
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV551.2-639 Emergency management
Q Science > QC Physics > QC901-913.2 Temperature and Radiation
Q Science > QC Physics > QC980-999 Climatology and Weather
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Manajemen Bencana
Creators:
CreatorsNIM
Aditya Zulmi RahmawanNIM091924753001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSuparto WijoyoNIDN0020106802
Thesis advisorArief HargonoNIDN0026017303
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 11 Jun 2026 07:00
Last Modified: 11 Jun 2026 07:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142299
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item