Karakteristik Computed- Tomography Scan Toraks pada Pasien Terkonfirmasi Histopatologi Limfoma Maligna Lesi Intratoraks

MADE AGATRINI NUGIA P., - (2022) Karakteristik Computed- Tomography Scan Toraks pada Pasien Terkonfirmasi Histopatologi Limfoma Maligna Lesi Intratoraks. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011828176307 HALAMAN I.pdf

Download (187kB)
[img] Text (BAB I)
011828176307 BAB I.pdf

Download (41kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011828176307.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Limfoma merupakan keganasan yang terjadi primer pada kelenjar getah bening. Limfoma dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu : Limfoma Non Hodgkin (LNH) dan Limfoma Hodgkin (LH). Sekitar 85% dari keganasan tersebut adalah LNH. Studi epidemiologis telah menemukan bahwa LH jarang terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun dan relatif jarang pada orang dewasa, tetapi merupakan kanker yang paling umum di antara anak-anak berusia 15-19 tahun. Computed Tomography Scan (CT-Scan) merupakan pemeriksaan yang paling sering digunakan, karena efektif untuk mendiagnosis serta menunjukan stadium pada Limfoma Maligna. Limfoma maligna intratoraks biasanya terjadi dengan gambaran klinis yang tidak spesifik, sangat sering terjadi salah didiagnosis pada beberapa kasus dilapangan. Metode: Studi ini berjenis deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Pada 33 pasien yang menjalani CT scan toraks dengan kontras yang telah terbuksi secara histopatologi Limfoma Maligna. Menilai karakteristik Limfoma Maligna berdasarkan jenis kelamin, usia , lokasi pada intratoraks (paru dan mediastinum) serta karakteristik yang akan muncul pada CT-Scan toraks nya. Hasil: Berdasarkan penelitian didapatkan total sampel sebanyak 30 pasien, dengan 23 sampel pasien limfoma maligna mediastinum, dan 10 sampel pasien dengan limfoma maligna paru. Didapatkan karakteristik massa pada limfoma paru dengan tepi yang spiculated, kecendrungan berada di lobus superior, dengan komponen lesi terbanyak adalah solid denga nekrotik dengan kontras didapatkan peningkatan atenuasi >24 HU. Ada karakteristik dominan lainnya yaitu adanya pembesaran KGB ditempat lainnya, adanya nodul di paru, efusi pleura dan konsolidasi. Pada limfoma maligna mediastinum , karakteristik massanya sendiri adalah lobulated, dengan dominasi komponen solid didalamnya dan biasanya terletak di mediastinum anteromedius. Kesimpulan: Pasien Limfoma Maligna paru didominasi usia 60-69 tahun dan Limfoma Maligna di mediastinum 20-29 tahun. Dengan 70% sample Limfoma Maligna mediastinum. Pada paru, dominan lesi berbentuk massa dengan komponen atelektasis dan sebagian besar juga memberikan gambaran adanya multiple nodul di paru dengan dominan lesi berada di lobus superior, gambaran lainnya : adanya multipel KGB di tempat lainnya dan efusi pleura. Pada mediastinum : lokasi terbanyak ada pada mediastinum anteromedius dengan gambaran lesi terbanyak berupa massa, adanya nodul di paru juga ditemukan pada Limfoma Maligna mediastinum. Kata Kunci: Limfoma Maligna, diagnosis, CT scan

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.R 08 - 23 Mad k
Uncontrolled Keywords: Limfoma Maligna, diagnosis, CT scan
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC71-78.7 Examination. Diagnosis Including radiography
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Radiologi
Creators:
CreatorsNIM
MADE AGATRINI NUGIA P., -NIM011828176307
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorANITA WIDYONINGROEM, -NIP197511022021001423
Thesis advisorANGGRAINI DWI SENSUSIATI, -NIP196109121989032001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 12 Jun 2026 03:06
Last Modified: 12 Jun 2026 03:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142350
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item