Erna Melastuti, - (2022) Pengembangan Model Kepatuhan Berbasis Regulasi Diri Terhadap Idwg, Kadar Natrium, Tekanan Darah, Dan Functional Independence Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
131811573018-HAL JUDUL.pdf Download (8MB) |
|
|
Text (BAB 1)
131811573018-BAB 1.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
131811573018.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Rendahnya kepatuhan perawatan diri menjadi faktor utama kegagalan hemodialisis. Evaluasi kepatuhan perawatan diri dapat dilihat dari nilai IDWG, tekanan darah, kadar natrium, dan functional independence. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kepatuhan berbasis regulasi diri terhadap IDWG, tekanan darah, kadar natrium, dan functional independence. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan 3 tahap penelitian. Tahap 1 dilakukan kepada 130 pasien HD menggunakan desain observasional. Faktor informasi, karakteristik, emosional, representasi penyakit, motivasi, appraisal, dan koping menjadi variabel independen, dan perawatan diri adalah variabel dependennya. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dan data dianalisis menggunakan PLS. Tahap 2 merupakan tahap pengembangan model melalui FGD dan expert review. Tahap 3 merupakan tahap uji coba model yang dilakukan kepada 55 pasien HD dengan menggunakan desain quasy eksperimental. Kepatuhan berbasis regulasi diri menjadi variabel independen dan IDWG, tekanan darah, kadar natrium, serta functional independence adalah variabel dependennya. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan wilcoxon dan mann-whitney dengan taraf kesalahan 5%. Hasil: Penelitian tahap 1 menemukan bahwa faktor informasi, karakteristik, emosional, representasi penyakit, dan motivasi memengaruhi appraisal. Faktor informasi dan appraisal memengaruhi koping. Faktor informasi, appraisal, motivasi, dan koping memengaruhi kepatuhan perawatan diri (T-statistik > 1,96). Penelitian tahap 2 menghasilkan sebuah modul kepatuhan berbasis regulasi diri yang disusun berdasarkan hasil temuan tahap 1, FGD, dan konsultasi pakar. Hasil penelitian tahap 3 menunjukkan bahwa modul kepatuhan berbasis regulasi diri secara signifikan dapat memengaruhi IDWG, tekanan darah, kadar natrium, dan functional independence (p < 0,05). Kesimpulan: Kepatuhan berbasis regulasi diri yang dikembangkan melalui faktor informasi, karakteristik, emosional, representasi penyakit, motivasi, appraisal, dan koping dapat meningkatkan kepatuhan perawatan diri pasien HD, sehingga pasien HD dapat mengontrol nilai IDWG, tekanan darah, kadar natrium, dan fuctional independence.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK D.FKP 01 - 23 Nse p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hemodialisis, Kepatuhan, Penyakit Ginjal Kronik, Regulasi diri | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine R Medicine > RT Nursing |
|||||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S3 Keperawatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 06:02 | |||||||||
| Last Modified: | 12 Jun 2026 06:02 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142382 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


