Arlingga Pratama, - (2022) PROFIL PASIEN PENURUNAN DENSITAS TULANG USIA DIATAS 50 TAHUN DENGAN KASUS FRAKTUR COLLUM FEMUR, FRAKTUR KOMPRESI VERTEBRA THORACAL, FRAKTUR KOMPRESI VERTEBRA LUMBAL, DAN FRAKTUR RADIUS DISTAL DI POLI ORTHOPAEDI DAN TRAUMATOLOGI RSUD DR SOETOMO PERIODE 2019-2020. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN I)
011911133185 HALAMAN I.pdf Download (684kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133185 BAB I.pdf Download (155kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133185.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Seiring berjalannya waktu, angka harapan hidup manusia akan semakin meningkat, begitu pula dengan berbagai penyakit degeneratif kronis, salah satunya ialah penurunan densitas tulang yang menyebabkan fraktur di usia tua. Tujuan penelitian ini ialah untuk memberikan deskripsi mengenai gambaran fraktur yang diasosisasikan dengan penurunan densitas tulang pada pasien usia diatas 50 tahun. Metode: Penelitian ini dilakukan di Poli Orthopaedi dan Traumatologi RSUD Dr Soetomo Surabaya menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross – sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebesar 56 rekam medik pasien RSUD Dr Soetomo yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta dijelaskan secara deskriptif. Hasil: Hasil pengumpulan data pada 56 sampel menunjukan bahwa fraktur collum femur memiliki jumlah terbanyak dari fraktur akibat penurunan densitas tulang (69,7%) dibandingkan dengan fraktur kompresi vertebra thoracal dan lumbal(14,2%), serta fraktur radius distal(16,1%). Usia terbanyak ditemuinya fraktur akibat penurunan densitas tulang ialah pada usia 50–64 tahun (48,2%). Body mass index terbanyak ditemuinya fraktur akibat penurunan densitas tulang ialah pasien dengan body mass index obesitas (32,2%). Mayoritas fraktur akibat penurunan densitas tulang dialami oleh perempuan (64,3%). Lokasi insiden terbanyak dari fraktur akibat penurunan densitas tulang ditemui pada kecelakaan domestik (66,1%) dengan trauma energi rendah (67,9%). Kesimpulan : Fraktur collum femur memiliki prevalensi tertinggi dari penurunan fraktur kepadatan massa tulang. Fraktur akibat penurunan kepadatan tulang paling sering terjadi pada usia 50-64 tahun. Fraktur tersebut didominasi oleh pasien wanita dan mereka yang memiliki indeks massa tubuh obesitas. Lokasi kejadian fraktur tertinggi ditemukan pada kecelakaan rumah tangga dengan trauma energi rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 84 - 23 Arl p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Manusia dan kesehatan,50 tahun keatas,Fraktur collum femur,Fraktur kompresi vertebra toraks dan lumbal,Fraktur Radius Distal. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC1200 Sports Medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Jun 2026 09:19 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 00:52 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142406 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


